Agus Marto imbau semua pihak tenang

Rabu, 27 November 2013 - 15:35 WIB
Agus Marto imbau semua...
Agus Marto imbau semua pihak tenang
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo meminta semua pihak agar tidak khawatir terhadap nilai tukar rupiah yang pada hari ini menyentuh angka Rp11.800/USD.

Dia mengatakan, BI telah mengambil langkah-langkah seperti menaikkan BI Rate menjadi 7,5 persen untuk menyesuaikan nilai tukar rupiah yang akan melemah.

"Tapi Indonesia saat ini sudah semakin ramping, kondisi lainnya defisit mencapai 3,8 persen. Ini yang kita katakan oke," ujar Agus di JCC, Jakarta, Rabu (27/11/2013).

Meski dia meyakini bahwa tapering off yang akan dilakukan Bank Sentral AS (The Fed) tidak akan terjadi tahun ini, namun dia menyebut beberapa hal yang terjadi di pasar domestik yang meneybabkan rupiah kembali terjerembab.

"Ada permintaan menjelang akhir bulan untuk repatriasi keuntungan dan pembayaran utang serta bunga. Lihat juga jumlah pembayaran utang November lebih tinggi dari Oktober. Jadi, ada kebutuhan dolar swasta," lanjutnya.

Kendati demikian, Agus menerangkan kondisi ini merupakan kondisi fundamental yang mencerminkan kondisi perekonomian Indonesia yang sesungguhnya.

"Ini adalah satu kondisi yang sudah dipahami oleh BI dan ini faktor-faktornya eksternal, ada yang risk on dan risk off," pungkasnya.

Seperti diketahui, posisi rupiah siang ini menyentuh kisaran Rp11.800/USD. Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang ini berada di level Rp11.829/USD atau melemah dibanding penutupan kemarin di level Rp11.765/USD.

Sedangkan rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini di level Rp11.813/USD atau terdepresiasi 48 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.765/USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
25 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
54 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Stafsus Menkeu: Medali...
Stafsus Menkeu: Medali Emas Atlet Dijamin Semua Bebas Bea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved