PGAS siapkan capex USD250 juta untuk infrastruktur 2014

Rabu, 27 November 2013 - 18:30 WIB
PGAS siapkan capex USD250...
PGAS siapkan capex USD250 juta untuk infrastruktur 2014
A A A
Sindonews.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan menganggarkan dana belanja modal (Capital Expenditure/Capex) sebesar USD200juta hingga USD250juta demi pembangunan infrastruktur tahun depan.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko PGAS, Wahid Sutopo mengatakan, Capex 2014 tersebut bersumber dari kas internal perseroan.

"Ini pastinya untuk pengembangan infastruktur dan pemanfatan gas bumi baik yang baru dan yang sudah lama," ungkap Wahid, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (27/11/2013).

Sayangnya, ia enggan menyebutkan lokasi detail untuk pengembangan serta pembangunan karena masih dalam tahap proses. Dia berharap dengan pembangunan pipa akses industri di wilayah Banten ini akan mendapatkan kemudahan memperoleh gas bumi.

Sebelumnya diberitakan, untuk mendukung pembangunan infrastruktur gas bumi nasional, PGAS didukung oleh fundamental keuangan yang solid. Sampai kuartal III-2013, pendapatan bersih tercatat sebesar USD2,20 miliar, meningkat 20 persen daripada periode sama 2012 senilai USD1,83 miliar.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 3 persen akhir September 2013 mencapai USD3,77 miliar atau sekitar Rp43,35 triliun (kurs Rp11.500/USD).

Selama periode Januari-September 2013, volume gas distribusi perseroan sebesar 808 MMSCFD naik daripada periode sama 2012 sebesar 801 MMSCFD. Adapun volume gas untuk transmisi sebesar 867 MMSCFD, menurun dibandingkan periode sama 2012 sebesar 878 MMSCFD.

Wahid menjelaskan, mayoritas gas PGN disalurkan untuk mendukung kegiatan industri. "Dari total volume gas distribusi, sekitar 97 persen diperuntukkan bagi sektor industri dan sisanya bagi pelanggan komersial serta rumah tangga," jelas Wahid.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
3 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved