Indef: Pemerintah jangan bikin pasar panik

Kamis, 28 November 2013 - 14:24 WIB
Indef: Pemerintah jangan...
Indef: Pemerintah jangan bikin pasar panik
A A A
Sindonews.com - Direktur Indef, Enny Sri Hartati mengatakan, banyaknya spekulasi yang beredar ternyata sangat memengaruhi psikologis pasar.

"Pemerintah sebaiknya jangan membuat terlalu banyak spekulasi negatif terhadap pasar, harusnya menenangkan," ucapnya saat dihubungi oleh Sindonews, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Dia mengatakan, bahwa psikologis pasar sangat dipengaruhi spekulasi, dengan adanya langkah pemerintah dalam menenangkan psikologis pasar maka tidak akan ada kepanikan pasar yang membuat gejolak tertentu.

Menurutnya, langkah yang harus diambil pemerintah adalah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pasti bisa diterima pasar serta mendatangkan stabilitas harga.

Dia menegaskan, dalam membuat kebijakan sebaiknya pemerintah jangan salah ramuan, dan obat yang tepat dalam menangani defisit neraca perdagangan. "Kebijakan itu jangan sampai salah ramuan, jangan sampai salah obat," imbuhnya.

Selain itu, pemerintah juga harus bisa mengendalikan impor. Misalnya impor pangan dan migas. Pihaknya mengimbau bahwa pemerintah harus konkret dalam menangani masalah ekonomi.

Pemerintah juga sebaiknya memberi kesan bahwa apa yang dihadapi hanyalah permasalahan jangka pendek. Karena jika tidak maka jangan heran pasar akan terus bergejolak.

Enny mengatakan, saat ini harus ada kerja sama antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI), bukannya jalan masing-masing. "Harus ada bauaran kebijakan moneter dan fiskal. Saat ini BI sudah maksimal dalam kebijakan moneternya, tetapi malah fiskal dari pemerintah tidak ada," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
34 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
9 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved