Pemerintah bertanggung jawab jika BPJS kurang dana

Kamis, 28 November 2013 - 14:54 WIB
Pemerintah bertanggung...
Pemerintah bertanggung jawab jika BPJS kurang dana
A A A
Sindonews.com - Anggota Tim Pengarah Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk Penyusunan Pedoman BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Irsam Gunawan mengatakan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bukanlah risk taker.

Menurutnya, justru pemerintah yang menjadi risk taker untuk program BPJS. Artinya pemerintah bertanggung jawab atas kecukupan dana.

"Jika terjadi lonjakan klaim dan dana BPJS tidak mencukupi, maka pemerintah harus menambal kekurangan dananya," kata dia di Demang Lounge Cafe, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Lonjakan klaim ini juga berpotensi menyebabkan mismatch pendanaan BPJS. Ketika dana dari pengumpulan premi belum optimal, dana yang harus dikeluarkan untuk pembayaran klaim justru sudah terlanjur besar.

Seperti diketahui, dalam UU No 40/2004 tentang SJSN pasal 48 disebutkan pemerintah dapat melakukan tindakan-tindakan khusus guna menjamin terpeliharanya tingkat kesehatan keuangan BPJS.

Sementara, dalam UU BPJS Pasal 56 ayat 2 disebutkan dalam kebijakan fiskal dan moneter yang memengaruhi tingkat solvabilitas BPJS, pemerintah dapat mengambil kebijakan khusus untuk menjamin kelangsungan jaminan sosial.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
56 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved