Pemerintah segera terbitkan payung hukum soal smelter

Jum'at, 29 November 2013 - 17:35 WIB
Pemerintah segera terbitkan...
Pemerintah segera terbitkan payung hukum soal smelter
A A A
Sindonews.com - Pemerintah akan mengeluarkan aturan hukum bagi perusahaan yang sudah membangun pabrik pengolahan dan pemurnian bahan mineral (smelter).

"Insya Allah akan ada terobosan hukum yang sudah direkomendasikan oleh Kejaksaan Agung. Mereka memberikan keterangan, kita kemarin baru rapat. Intinya akan ada terobosan yang baru," ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi di kantor Kemendag, Jumat (29/11/2013).

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai langkah jitu, karena dapat memberikan kesempatan bagi mereka yang sudah melakukan ekspor. "Jadi, pembangkit smelter itu ada jalan keluarnya," ujar dia.

Saat ini, kata Bachrul, sudah ada 28 perusahaan smelter yang pertumbuhannya antara rata-rata 30 persen dan pembangunannya sudah dilaksanakan. Nantinya akan diusahakan untuk mendapat prioritas, dibandingkan perusahaan lain di luar dari itu.

"Tentu beda. Persyaratan mereka akan lebih berat lagi dibanding yang 28. Intinya apa yang mereka ekspor itu menjadi insentif mereka untuk melanjutkan pembangunan smelternya," jelasnya.

Pihaknya mengaku siap mengeluarkan aturan pendukung untuk ikut memantapkan kebijakan ini. "Kita tinggal tunggu, ini sudah dibahas beberapa bulan terakhir. Payung hukum di atasnya selesai, Kemendag pun siap mengeluarkan aturan pendukung," pungkas Bachrul.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
39 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved