Persetujuan akuisisi Axis optimalkan bisnis XL

Senin, 02 Desember 2013 - 10:05 WIB
Persetujuan akuisisi...
Persetujuan akuisisi Axis optimalkan bisnis XL
A A A
Sindonews.com - PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengapresiasi persetujuan yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mengakuisisi dan merger dengan PT AxIS Telekom Indonesia (Axis).

Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengtakan, keptusuan pemerintah yang mendukung upaya konsolidasi ini akan memberikan manfaat optimal terhadap bisnis perseroan ke depan, menciptakan industri yang lebih sehat dan berkelanjutan.

"Ini merupakan kemajuan yang sangat penting dari perjalanan konsolidasi XL dan Axis dan kami percaya kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai merger. Persetujuan akuisisi dan merger dari regulator ini juga merupakan langkah sangat positif bagi perkembangan bisnis perusahaan, industri, dan konsumen secara keseluruhan,” kata dia dalam rilisnya, Senin (2/12/2013).

XL berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan terbaik kepada pelanggan yang akan segera menikmati keuntungan dari konsolidasi ini. Dengan akuisisi Axis, XL akan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu operator terdepan di industri.

“Kami berharap, proses akuisisi dan merger ini akan mendorong kualitas layanan dan jangkauan yang lebih baik kepada konsumen dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh stakeholders," ujar Hasnul.

Persetujuan akuisisi dan merger yang diberikan regulator kepada XL akan dapat mengatasi keterbatasan sumber daya yang dihadapi XL saat ini, sekaligus memberikan kapasitas tambahan bagi XL yang akan bermanfaat bagi para stakeholders.

Lebih dari 65 juta pelanggan akan diuntungkan melalui kualitas layanan yang lebih prima dan cakupan jaringan yang lebih luas. Aksi korporasi ini juga akan mendukung pengembangan industri telekomunikasi Indonesia sekaligus menjadi referensi untuk ekspansi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan dan belanja modal yang efisien.

Bisnis yang saling menguntungkan antara XL dan AXIS yang memungkinan sinergi terhadap pendapatan dan efisiensi biaya di berbagai area. Dari rencana akuisisi dan merger ini, pelanggan XL dan AXIS akan dapat memperoleh layanan telekomunikasi dengan kualitas yang lebih baik dan cakupan jaringan yang lebih luas.

XL juga akan terus berupaya untuk melakukan pendayagunaan aset yang lebih baik, terutama untuk menara BTS XL dan peralatan jaringan, dengan pengurangan signifikan pada belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex).

Dalam surat persetujuan akuisisi dan merger, Kementerian Kominfo memutuskan spektrum yang dikembalikan sebesar 10 MHz di frekuensi 2100.

“Kami menghargai dan akan menjalankan keputusan pemerintah terhadap spektrum yang kami percaya merupakan keputusan terbaik untuk kepentingan seluruh industri. Kami yakin bahwa keputusan tersebut akan memberikan manfaat optimal untuk pengembangan dan penguatan bisnis XL ke depan. Walaupun pada awalnya kami berharap hanya 5 MHz di 2100 yang dikembalikan ke pemerintah,” tutur Hasnul.

Hasnul menambahkan bahwa keseluruhan spektrum Axis sejumlah 15 MHz di 1800 diberikan seluruhnya kepada XL, yang akan digunakan untuk memajukan industri telekomunikasi bersama seluruh stakeholders.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelanggan 4G XL Axiata...
Pelanggan 4G XL Axiata Tembus 90%, BTS 3G Tersisa 4.221
XL Axiata Punya 2.300...
XL Axiata Punya 2.300 BTS 4G di Aceh, Melayani 1 Juta Pelanggan
XL Mulai Demo Layanan...
XL Mulai Demo Layanan 5G, Ada 4K, VR, dan Cloud Gaming
Ultah ke 25, XL Axiata...
Ultah ke 25, XL Axiata Kenalkan Layanan XL SATU
Link Net dan XL Axiata...
Link Net dan XL Axiata Gabungkan Layanan Internet di Dalam dan Luar Rumah
Internet Fiber XL Satu...
Internet Fiber XL Satu Kini Ditawarkan Hanya Rp276 Ribu Per Bulan
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
11 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekayaan...
Perbandingan Kekayaan Mike Tyson Sebelum dan Sesudah Bisnis Ganja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved