Dahlan minta tolong KEN soal keuntungan BUMN

Selasa, 03 Desember 2013 - 13:06 WIB
Dahlan minta tolong...
Dahlan minta tolong KEN soal keuntungan BUMN
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengimbau Komite Ekonomi Nasional (KEN) agar membantu dirinya memperjuangkan BUMN mengelola dividen seluruh BUMN sebesar Rp30 triliun ketimbang disetor ke negara.

Permintaan tersebut dilontarkan Dahlan ketika menghadiri Seminar Prospek Ekonomi Indonesia 2014 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (3/12/2013).

"Mohon bantuannya untuk memperjuangkan prinsip BUMN membayar dividen Rp30 triliun daripada menyetor kas negara sebesar itu atau kurang kalau tercecer," ujar Dahlan.

Dia menyebut, apabila untung BUMN sebesar Rp30 triliun tersebut dapat tetap ditahan dalam kas BUMN tanpa kas negara, maka potensi pengembangannya akan jauh lebih besar atau tiga kali lipat ketimbang menyetor ke negara.

"Kalau Rp30 triliun tersebut dapat ditahan leverage-nya dapat menjadi sebesar Rp100 triliun dan kita dapat membantu pemerintah mengerjakan proyek-proyek infrastruktur tersebut dengan dana Rp100 triliun," pungkas Dahlan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas...
Berikan Kesempatan DisabiĀ­litas Berkiprah di Lapangan Kerja
Kementerian BUMN Minta...
Kementerian BUMN Minta Relaksasi IPO BUMN, Begini Tanggapan OJK
Kejar Target Sisa Proyek...
Kejar Target Sisa Proyek Strategis BUMN, Erick Thohir: Ada Satu Proyek Berpotensi Ngga Kelar
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
7 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved