Gudeg turut jadi pemicu inflasi di Yogyakarta

Selasa, 03 Desember 2013 - 14:35 WIB
Gudeg turut jadi pemicu...
Gudeg turut jadi pemicu inflasi di Yogyakarta
A A A
Sindonews.com - Kota Yogyakarta pada November 2013 mengalami inflasi sebesar 0,20 persen. Inflasi Kota Yogyakarta lebih besar dari inflasi nasional sebesar 0,12 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga memberikan andil terjadinya inflasi di antaranya tarif listrik yang naik 3,98 persen dan gudeg yang naik 7,41 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Wien Kusdiatmono mengatakan, kenaikan harga komoditas terjadi karena pada Oktober pemerintah menaikkan harga tarif dasar listrik (TDL). "Kenaikan TDL mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap inflasi," katanya, Selasa (3/12/2013).

Dia mengatakan, kenaikan TDL otomatis akan menambah biaya produksi dari barang dan jasa, akibatnya harga barang/jasa di level konsumen juga naik.

Wien menambahkan, naiknya TDL memberi andil inflasi 0,11 persen dan kenaikan harga gudeg memberi andil 0,08 persen. Bawang merah yang naik 16,60 persen juga memberi andil inflasi 0,07 persen.

Namun secara umum, kelompok bahan makanan mengalami penurunan sebesar 0,31 persen, begitu pula kelompok sandang turun 0,21 persen serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan turun 0,61 persen.

Empat kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang naik 0,98 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,49 persen, kelompok kesehatan naik 0,41 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik 0,02 persen.

Sedangkan kelompok komoditas yang mengalami penurunan harga sekaligus menahan laju inflasi di Kota Gudeg ini antara lain angkutan udara dan daging ayam ras, yang memberikan andil -0,09 persen setelah masing-masing turun 7,58 persen dan 6,57 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
10 menit yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
18 menit yang lalu
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
31 menit yang lalu
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
1 jam yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
2 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved