Kebijakan ini jadi andalah kurangi konsumsi BBM

Selasa, 03 Desember 2013 - 16:55 WIB
Kebijakan ini jadi andalah...
Kebijakan ini jadi andalah kurangi konsumsi BBM
A A A
Sindonews.com - Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Naryanto Wagiman mengatakan, program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke gas dan kebijakan pencampuran bahan bakar nabati jenis biodiesel ke BBM sebesar 10 persen masih jadi andalan pemerintah untuk mengurangi konsumsi BBM.

Pemerintah diketahui mengeluarkan paket kebijakan peningkatan pencampuran 10 persen dari 7,5 persen biodiesel ke BBM per 1 September 2013 yang diharapkan dapat menurunkan defisit perdagangan. Pasalnya, peningkatan pencampuran biodiesel untuk campuran solar akan menghemat impor minyak hingga USD3 miliar.

“Metode pengurangan BBM sebatas konversi gas dan biodiesel walaupun menurut Menteri Keuangan ini memang belum cukup,” kata dia di Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Data Kementerian ESDM menyebutkan, kebutuhan BBM secara nasional mencapai 1,5 juta barel per hari (bph). Sedangkan produksi di dalam negeri hanya 870.000 bph. Untuk mencukupi kebutuhan tersebut pemerintah harus mengimpor minyak, baik mentah maupun dalam bentuk bahan bakar.

Dalam data pemerintah menyebutkan, penggunaan energi fosil cukup mendominasi 96 persen dari total kebutuhan energi nasional. Adapun, subsidi yang harus dikeluarkan sebesar Rp272 triliun pada 2013. Untuk menekan impor BBM, pemerintah telah melakukan konversi BBM ke gas.

Selain itu, konversi dijalankan melalui pencampuran bahan bakar nabati. Saat ini, 16,5 juta kl solar bersubsidi sudah dicampur dengan bahan bakar nabati sebanyak 10 persen.

“Ini untuk mengurangi impor solar sekaligus memanfaatkan minyak sawit produksi dalam negeri,” kata Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM Rida Mulyana.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Pupuk Indonesia Dorong...
Pupuk Indonesia Dorong Percepatan Konversi Motor BBM ke Listrik
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kesal BBM Bercampur...
Kesal BBM Bercampur Air, Puluhan Sopir Angkot di Manado Geruduk SPBU Sindulang
Lebih Hemat, Nelayan...
Lebih Hemat, Nelayan dan Petani Nikmati Konversi BBM ke LPG Subsidi
Raup Omzet Miliaran...
Raup Omzet Miliaran Rupiah, Aksi Lintah Solar Subsidi Dihentikan Polda Banten
Berita Terkini
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
11 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved