Rupiah kembali dekati level Rp12.000/USD

Rabu, 04 Desember 2013 - 09:36 WIB
Rupiah kembali dekati...
Rupiah kembali dekati level Rp12.000/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pagi ini dibuka terdepresiasi seiring kembali terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini dibuka pada level Rp11.948/USD atau terdepresiasi 60 poin dibanding penutupan Selasa (3/12/2013) di level Rp11.888/USD.

Data yahoofinance mencatat, mata uang domestik hari ini di level Rp11.885/USD atau stagnan dengan penutupan sore kemarin. Data Sindonews bersumber dari Limas mencatat bahwa rupiah pagi hari ini berada pada level Rp11.888/USD. Posisi ini juga sama dengan hari kemarin.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, penguatan yang terjadi atas laju rupiah mulai terbatas dengan kembalinya sentimen tapering off yang membuat laju USD kembali meningkat.

Padahal, rupiah sempat menguat dengan masih adanya respon pelaku pasar terhadap rilis data-data makro ekonomi yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) sehari sebelumnya.

"Terbatasnya laju rupah karena mulai adanya spekulasi akan meningkatnya kebutuhan USD jelang akhir tahun," kata Reza, Rabu (4/12/2013).

Dengan adanya sentimen negatif tersebut, dia memprediksi, bukan tidak mungkin rupiah kembali mendekat ke level 12.000 pada perdagangan hari ini.

"Laju rupiah dapat bertahan di atas target support Rp11.978/USD. Rentang rupiah di kisaran Rp11.910-11.810 per USD mengacu kurs tengah BI," kata dia..

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari kemarin di level Rp11.830/USD atau terapresiasi 116 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.946/USD.

Sementara IHSG pagi ini dibuka 35,48 poin atau 0,83 persen ke level 4.253,28 terimbas kembali terkoreksinya Wall Street pada perdagangan semalam.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp44,94 miliar dengan 29,28 juta saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp246,79 juta. Tercatat sebanyak 7 saham naik, 65 saham melemah dan 30 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah di Awal Pekan...
Rupiah di Awal Pekan Berakhir Tak Berdaya ke Level Rp15.519/USD
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
19 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
55 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved