Kemendagri klaim hapus 1.800 perda penghambat investasi

Rabu, 04 Desember 2013 - 13:57 WIB
Kemendagri klaim hapus...
Kemendagri klaim hapus 1.800 perda penghambat investasi
A A A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku telah menghapus/membatalkan banyak Peraturan Daerah (Perda) yang selama ini dirasakan dapat menghambat investasi di daerah.

Stah Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Politik, Hukum, dan Hubungan Antar Lembaga, Reydonnyzar Moenek mengatakan, hingga 2009 sudah ada 1.800 Perda yang telah dibatalkan dari total sebanyak 12 ribu Perda yang telah dikeluarkan Pemerintah Daerah.

Sedangkan pada 2010 sampai dengan 2013, pihaknya telah menemukan sekitar 886 perda yang tidak sejalan dengan investasi sehingga dikhawatirkan akan menghambat investasi.

"Pada 2010 kami telah menemukan 407 Perda, 2011 ada 239, 2012 ada 173, dan 2013 ada 67 perda yang tidak sejalan dengan perizinan investasi," ujar Reydonnyzar di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (4/12/2013).

Dia mengatakan, hal yang telah dilakukan Kemendagri ini sejalan dengan semangat penyederhanaan investasi yang telah didengungkan sebelumnya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Selain itu, hal ini telah ditekankan oleh World Trade Organization (WTO) yang telah berpesan agar lalu lintas barang dan jasa jangan sampai terhambat.

"Memang terkadang ada aturan-aturan pemda yang terlihat tidak pro-investasi sehingga dapat menghambat katakanlah lalu lintas barang nantinya," tandas Reydonnyzar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
15 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
17 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved