Harga emas global terendah dalam 5 bulan

Rabu, 04 Desember 2013 - 16:41 WIB
Harga emas global terendah...
Harga emas global terendah dalam 5 bulan
A A A
Sindonews.com - Harga emas di perdagangan dunia hari ini tertekan di angka terendah dalam 5 bulan, karena investor lebih banyak menunggu nasib pembelian obligasi Federal Reserve AS, yang telah meningkatkan daya tarik emas sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.

Dilansir dari Economic Times, Rabu (4/12/2013), logam telah berada di bawah tekanan karena pasar percaya pemulihan ekonomi bisa mendorong The Fed memperlambat laju pembelian obligasi USD85 miliar per bulan, mulai Desember 2013.

Spot emas telah turun 0,5 persen menjadi USD1.217,06 per ounce pada pukul 07.56 GMT. Ini artinya jatuh ke titik terendah dari USD1.215 per bulan. Di mana logam telah mencapai angka terendah baru dalam lima bulan di setiap sesi pekan ini.

Para analis mengatakan, harga ditetapkan menurun lebih lanjut kemungkinan besar di bawah USD1.200 per ounce karena tidak ada faktor pendukung.

Data PDB AS dan nonfarm payrolls akan dirilis pekan ini, akan memberikan petunjuk tentang prospek stimulus menjelang pertemuan kebijakan Fed pada 17-18 Desember mendatang.

Pembelian obligasi The Fed telah memainkan peran kunci dalam mendorong harga emas lebih tinggi selama beberapa tahun terakhir. Namun, pemulihan ekonomi AS telah mendorong pembicaraan untuk mengakhiri langkah-langkah stimulus dan pergeseran uang investor ke saham dari safe-haven emas.

Pembelian fisik yang cenderung memberikan dasar untuk harga, telah gagal mengambil di jalan besar dalam beberapa pekan terakhir, karena sebagian besar konsumen telah membeli lebih banyak dari yang dibutuhkan saat harga sebelumnya turun tahun ini.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved