Pefindo beri peringkat A+ untuk Bukopin

Kamis, 05 Desember 2013 - 15:22 WIB
Pefindo beri peringkat...
Pefindo beri peringkat A+ untuk Bukopin
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA+ kepada PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dan Obligasi Subordinasi I/2012 dengan skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan prospek stabil.

Analis Pefindo Dyah Puspita Rini mengatakan, peringkat itu mencerminkan posisi perusahaan yang kuat dalam industri perbankan.

"Selain itu, pasar captive yang kuat dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta permodalan perusahaan yang baik," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi tingkat profitabilitas yang di bawah rata-rata dan kualitas aset yang moderat. Bank Bukopin merupakan bank komersial yang fokus pada segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan konsumer.

Adapun, saham perseroan per akhir kuartal III tahun ini sebanyak 27,1 persen dimiliki Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo), PT Bosowa Corporindo sekitar 14 persen, pemerintah Indonesia sekitar 13 persen, Koperasi Perkayuan Apkindo-MPI (Kokapindo) 5 persen dan publik mencapai 40,9 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved