India setujui rancangan kesepakatan WTO

Jum'at, 06 Desember 2013 - 20:42 WIB
India setujui rancangan...
India setujui rancangan kesepakatan WTO
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan India, Anand Sharma menyatakan, akan mendukung draft reformasi perdagangan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), menghapus hambatan utama dalam kesepakatan.

"Ini adalah kemenangan bagi WTO dan bagi komunitas global untuk tiba di sebuah penetapan matang. Kami lebih dari senang. Ini adalah hari besar. Ini adalah hari bersejarah," kata Sharma, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (6/12/2013).

Sebelumnya, India menolak proposal Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Perdagangan Dunia ke-9 di Nusa Dua, Bali, dalam upaya menjaga ketahanan pangan dari liberalisasi perdagangan.

Saat itu, Sharma mengatakan, proposal tersebut bisa membahayakan upaya mensubsidi makanan di negara berkembang, yang "tidak dapat diterima" negara maju.

"Pertanian menopang jutaan petani. Kepentingan mereka harus dijamin. Ketahanan pangan sangat penting untuk 4 miliar orang di dunia. Ya, kami telah menolaknya," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala WTO, Roberto Azevedo telah meminta para delegasi untuk mencapai kesepakatan sederhana di Bali, yang diharapkan akan membuka hambatan perjalanan selama 12 tahun, dalam memangkas hambatan perdagangan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Bersama Pemerintah...
Pengusaha Bersama Pemerintah Siap Hadapi Uni Eropa dan WTO
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Kandidat dari Saudi:...
Kandidat dari Saudi: Perbaiki WTO Butuh Manajemen dan Kepemimpinan
Perseteruan Indonesia...
Perseteruan Indonesia dengan Brasil Soal Daging Ayam Masuki Babak Baru
Diam-diam China dan...
Diam-diam China dan Australia Tarung di WTO, Geger Soal Tarif Impor Wine
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
12 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
23 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved