Dirut Pertamina enggan tanggapi ricuhnya pemasangan RFID

Jum'at, 06 Desember 2013 - 20:45 WIB
Dirut Pertamina enggan...
Dirut Pertamina enggan tanggapi ricuhnya pemasangan RFID
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menolak mengomentari perihal kendala-kendala yang terjadi dalam pemasangan Radio Frequency Identification (RFID) yang digunakan untuk mencatat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Dia menyebut tugasnya sebagai Dirut perusahaan minyak plat merah bukanlah mengurusi hal-hal teknis operasional seperti kendala pemasangan RFID.

"Kalau (pemasangan) RFID itu hal yang sangat teknis ya. Kalau dengan Dirut itu hal yang sangat strategis di perusahaan, jangan yang operasional seperti itu," ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/12/2013).

Sebelumnya, proses pemasangan RFID yang dilakukan Pertamina secara gencar masih mengalami berbagai hambatan di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Hambatan-hambatan tersebut berupa antrian yang terlalu panjang, jam operasi pemasangan RFID yang tidak memadai yang ujung-ujungnya terjadi kekacauan pada saat pemasangan pengontrol BBM bersubsidi tersebut.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Jurusan Kuliah Teknik...
5 Jurusan Kuliah Teknik yang Lulusannya Dibutuhkan Pertamina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved