Pertumbuhan hak paten di dunia tertinggi 18 tahun

Senin, 09 Desember 2013 - 20:07 WIB
Pertumbuhan hak paten...
Pertumbuhan hak paten di dunia tertinggi 18 tahun
A A A
Sindonews.com - Pengajuan hak paten global tumbuh pada laju tercepat dalam hampir dua dekade pada 2012, dengan China tampil sebagai pendorong utama.

Dalam laporan tahunan tentang hak paten, World Intellectual Property Organization (WIPO) PBB mengatakan, pengajuan hak paten naik 9,2 persen pada 2012, mewakili pertumbuhan tercepat dalam 18 tahun, mencapai 2,35 juta.

Pengajuan paten sempat mengalami kontraksi 3,9 persen pada 2009 (puncak krisis keuangan), tetapi kembali meningkat sebesar 7,6 persen pada 2010 dan 8,1 persen pada 2011.

"Ini jauh melebihi tingkat pertumbuhan di seluruh dunia dari ekonomi global, dan jauh di atas kinerja sebagian besar individu ekonomi," kata kepala WIPO, Francis Gurry, seperti dilansir dari AFP, Senin (9/12/2013).

Untuk pertama kalinya, warga China menyumbang jumlah terbesar dalam pengajuan hak paten di seluruh dunia, mencatat total 560.681. Warga Jepang menyusul di posisi kedua dengan 480.000 pengajuan. Diikuti warga AS yang mengajukan 460.000.

"Sebagai generalisasi yang luas, aplikasi paten cenderung melacak kinerja ekonomi. Jadi, investasi besar dalam penelitian dan pengembangan, investasi besar dalam pendidikan, dan investasi di bidang infrastruktur pengetahuan juga tercermin dalam peningkatan penggunaan sistem kekayaan intelektual," jelas Gurry.

Dua pertiga dari pengajuan paten dunia yang dibuat di negara-negara berpenghasilan tinggi, China total hampir 28 persen pada 2012. Diikuti AS dan Jepang, masing-masing 23 persen dan hampir 15 persen .

Secara keseluruhan, pengajuan State Intellectual Property Office (SIPO) di China naik 24 persen pada 2012. Dikuntit Selandia Baru, dengan tingkat pertumbuhan 14,3 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
5 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved