Paket Bali di sektor pertanian hanya sementara

Selasa, 10 Desember 2013 - 18:08 WIB
Paket Bali di sektor...
Paket Bali di sektor pertanian hanya sementara
A A A
Sindonews.com - Kesepakatan dalam Paket Bali dalam perhelatan KTM WTO ke-9 di Bali yang menyangkut sektor pertanian, dinilai sebagai kemenangan tersendiri bagi negara berkembang meski bersifat sementara.

Proposal G-33 menyangkut pembentukan stok pangan dalam rangka ketahanan pangan merupakan isu runding yang sangat sensitif, namun dapat dicapai penanganan sementara sampai solusi permanen selesei dirundingkan dalam empat tahun ke depan.

"Dengan kesepakatan di Bali, maka negara berkembang akan dibebaskan dari tuntutan disiplin apabila subsidi dari total output melampaui 10 persen sesuai batasan dalam perjanjian pertanian yang ada saat ini," kata Direktur Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Imam Pambagyo di Kemendag, Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Dia mengatakan, perundingan WTO tampaknya tidak dapat dilepaskan dari dua elemen lain dari perjanjian pertanian. Yakni akses pasar dan subsidi ekspor atau export competition.

Namun, tidaklah benar bahwa kesepakatan di Bali telah membuat Indonesia dan negara berkembang tidak dapat meningkatkan subsidi di sektor pertanian. Justru sebaliknya, peluang kini terbuka untuk meningkatkan tingkat subsidi sambil merundingkan solusi permanen yang akan menuntut penyempurnaan perjanjian pertanian secara signifikan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Bersama Pemerintah...
Pengusaha Bersama Pemerintah Siap Hadapi Uni Eropa dan WTO
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Kandidat dari Saudi:...
Kandidat dari Saudi: Perbaiki WTO Butuh Manajemen dan Kepemimpinan
Perseteruan Indonesia...
Perseteruan Indonesia dengan Brasil Soal Daging Ayam Masuki Babak Baru
Diam-diam China dan...
Diam-diam China dan Australia Tarung di WTO, Geger Soal Tarif Impor Wine
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
14 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
46 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved