Kemendag akui infrastruktur RI buruk

Selasa, 10 Desember 2013 - 20:29 WIB
Kemendag akui infrastruktur...
Kemendag akui infrastruktur RI buruk
A A A
Sindonews.com - Direktur Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Iman Pambagyo mengatakan, membludaknya barang impor juga disebabkan karena infrastruktur dalam negeri buruk.

Menurutnya, hal ini berdampak pada lambatnya penyaluran barang dari daerah ke pusat perekonomian. "Infrastruktur ekonomi kita kurang. Contohnya jalur Pantura, katanya urat nadi ekonomi nasional, tapi pembangunannya enggak bisa tahan 20-30 tahun. Dibangun hanya tahan sampai masa mudik berikutnya," ucapnya, di Kemendag, Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Dia mengatakan, jalur Pantura merupakan salah satu buruknya infrastruktur di Indonesia. Selain itu, pembangunan di Indonesia juga tidak merata. Misalnya infrastruktur listrik di Kalimantan masih sangat kurang dan sangat mengganggu bisnis.

"Pantura selesai lebaran hancur lagi jalannya. Itu yang harus dihadapi. Kemudian Kalimantan masih suka byar pet. Kalau lagi chatting bisnis sama orang luar negeri kan menganggu walaupun matinya sebentar," terangnay.

Untuk mengurangi impor, pihaknya mengajak pemerintah lainnya untuk fokus pada pembenahan infrastruktur. Jika ini terealisasi maka suplai dalam negeri bisa dipenuhi dan tidak perlu impor.

"Pemerintah sudah mulai memperhatikan sisi suplai. Harga murah kualitas cukup dan tersedia dalam jumlah yang besar. Obat mujarab mengatasi barang impor dengan infrastruktur," tegasnya.

Namun, Iman menyadari untuk memperbaiki infrastruktur membutuhkan waktu lama. Dalam waktu dekat untuk membentuk impor, dia telah menggunakan kebijakan anti dumping dan lainnya.

"Jangka pendek kita ada instrumen tertentu bisa kita gunakan anti dumping, anti subsidi, memperketat penerapan standar. Produk negara tertentu enggak jauh beda dengan Indonesia. Itu kita awasi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved