Pembangunan jalan tol Bawen-Solo molor

Rabu, 11 Desember 2013 - 16:08 WIB
Pembangunan jalan tol...
Pembangunan jalan tol Bawen-Solo molor
A A A
Sindonews.com - Pembangunan fisik jalan tol Bawen-Solo molor dari jadwal yang sudah ditetapkan dalam perencanaan mega proyek tersebut. Karena pembebasan lahan hingga saat ini belum selesai.

Manajer Teknik dan Operasional PT Trans Marga Jateng (TMJ), Ari Nugroho menjelaskan, sebenarnya pembebasan lahan jalan tol mulai dari Bawen hingga Solo selesai akhir Desember 2012. Namun hingga saat ini pembebasan lahan belum selesai, sehingga tahapan proses pembangunan jalan tol molor dari target.

"Sesuai perencanaan, pembebasan lahan selesai pada Desember 2012. Kemudian dilanjutkan dengan tender proyek pada Februari 2013 dan pembangunan fisik dilaksanakan pada 2014. Tapi karena hingga sekarang pembebasan lahan belum selesai, tender belum bisa dilaksanakan dan pengerjaan fisiknya molor," katanya, Rabu (11/12/2013).

Menurutnya, pembangunan fisik jalan tol Bawen-Solo akan dilaksanakan secara serentak. Namun, pekerjaan baru bisa dilaksanakan setelah lahan dibebaskan dan sudah ada pemenang tender atau penyedia jasa konstruksi (rekanan) pelaksana.

Dia mengatakan, sejauh ini pembebasan lahan jalan tol Bawen-Solo yang dilakukan Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jateng dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kabupaten Semarang belum mencapai 75 persen. Sesuai peraturan, sebelum pembebasan lahan mencapai 75 persen, lelang tender belum bisa dilakukan.

"Jadi kami baru akan melakukan lelang tender setelah pembebasan lahan mencapai 75 persen. Kalau saat ini dilelang kasihan kontraktor karena tidak bisa bekerja, sementara harga bahan bangunan naik," ucapnya.

Ari mengakui terkendalanya pembebasan lahan lantaran keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Jumlah personil di lapangan yang melaksanakan pembebasan lahan tidak sebanding dengan luas lahan yang dibebaskan.

Luas lahan total yang terkena pembangunan jalan tol Bawen-Solo mencapai 49.95 kilometer. "Lahan di Kabupaten Semarang yang terkena tol Bawen-Solo seluas 30 kilometer dan seluruhnya belum terbebaskan. Sedangkan di Kota Salatiga seluas 2 kilometer sudah dibebaskan dalam waktu empat bulan," beber Ari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved