TMJ akan tambah SDM percepat tol Bawen-Solo

Rabu, 11 Desember 2013 - 16:23 WIB
TMJ akan tambah SDM...
TMJ akan tambah SDM percepat tol Bawen-Solo
A A A
Sindonews.com - Manajer Teknik dan Operasional PT Trans Marga Jateng (TMJ), Ari Nugroho mengatakan, pihaknya akan mengusulkan penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mempercepat pembebasan lahan jalan tol Bawen-Solo.

"Jadi usul saya memang perlu penambahan SDM. Sehingga pembebasan bisa cepat selesai," kata dia, Rabu (11/12/2013).

Ari mengakui terkendalanya pembebasan lahan lantaran keterbatasan SDM. Di mana jumlah personil di lapangan yang melaksanakan pembebasan lahan tidak sebanding dengan luas lahan yang dibebaskan.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Sasmito menyatakan, pembangunan jalan tol memang terkendala pada pembebasan tanah. Semestinya pemerintah sudah memahami kendala tersebut, sehingga perlu menyiapkan payung hukum berupa UU menyangkut masalah tanah yang terkena pembangunan infrastruktur.

"Semestinya pemerintah pusat menyiapkan UU menyangkut masalah tanah yang terkena infrastruktur sebagai payung hukum. Sebab jalan tol itu program nasional jadi harus serius penanganannya," ujar Sasmito.

Sementara, pembebasan lahan jalan tol di Kota Salatiga hingga saat ini belum tuntas. Sejumlah warga terkena proyek (WTP) di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga belum sepakat dengan harga ganti rugi yang ditetapkan tim appraisal.

Mereka menuntut adanya persamaan harga. Pasalnya, harga lahan mereka lebih rendah ketimbang harga lahan yang sama di daerah lain. Padahal, kondisi lahan mereka lebih bagus dari lahan yang dihargai lebih tinggi dari lahan mereka.

Salah seorang WTP, Cicik Anggoro menuturkan, ada perbedaan harga yang sangat mencolok antara harga tanah persawahan zona II di daerah Kauman Kidul dengan harga tanah sawah zona II di daerah Tingkir Tengah. Harga tanah sawah zona II di Kauman Kidul diharga senilai Rp200.000 per m2. Sementara harga sawah zono II di Tingkir Tengah dihargai Rp310.000 per m2.

Padahal, sambung Cicik, letak sawah zona II di daerah Kauman Kidul lebih dekat dengan jalan. Selain itu, kondisinya juga lebih bagus ketimbang sawah di daerah Tingkir Tengah.

"Anehnya, kenapa harga sawah zona II di Kauman Kidul lebih rendah ketimbang di Tingkir Tengah. Ini kan aneh dan secara logika jelas tidak masuk akal," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
4 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
21 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
31 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved