Rupiah terpuruk, rakyat kecil makin sulit beli rumah

Jum'at, 13 Desember 2013 - 09:51 WIB
Rupiah terpuruk, rakyat...
Rupiah terpuruk, rakyat kecil makin sulit beli rumah
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah yang terus terpuruk membuat khawatir banyak pihak. Salah satu dampak yang paling terasa adalah sektor perumahan kecil yang mengakibatkan masyarakat miskin makin sulit memiliki rumah.

"Dengan melemahnya rupiah, tentu akan mempengaruhi daya beli masyarakat di tataran paling bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah, eskipun backlog perumahan masih sangat besar sekitar 15 juta unit," kata mantan Ketua Umum DPP REI periode 2010-2013 Setyo Maharso dalam rilisnya, Jumat (13/12/2013).

Kondisi yang tidak stabil ini membuat banyak masyarakat mengurungkan niatnya untuk membeli rumah. Menurut dia, untuk mengatasi kondisi tersebut perlu adanya keberpihakan pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia mengatakan, banyak solusi yang bisa dibuat, asal pemerintah berniat untuk ‘merumahkan’ MBR.

"Negara lain banyak yang sudah berniat merumahkan warganya, Singapura contohnya. Pendanaan tanah adalah tanggung jawab pemerintah setempat," ujar Setyo.

Menurut dia, program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang dicanangkan pemerintah sudah bagus. Apalagi kalau ditambah dengan program tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang sedang dirancang di DPR, yang menyebabkan dana yang diserap bisa mencapai empat sampai lima kali lipatnya.

"Kalau dana Tapera bisa terwujud kita bisa mendapat dana murah yang bisa dipakai untuk pembiayaan perumahan MBR," kata dia.

Namun dia mengkritisi eksekusi program FLPP yang dijalankan pemerintah. Dia berpendapata, perlu dibentuk komite perumahan nasional untuk mengawasi pelaksanaan program perumahan nasional.

"Bentuk saja komite yang terdiri dari professional di bidang perumahan, hukum dan ekonomi. Dengan demikian, program pemerintah untuk ‘merumahkan’ rakyat lebih cepat diwujudkan," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
37 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
48 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Pandemi Tak Hentikan...
Pandemi Tak Hentikan Minat Masyarakat Beli Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved