Bank BJB akan kendalikan DPK tahun depan

Senin, 16 Desember 2013 - 15:56 WIB
Bank BJB akan kendalikan...
Bank BJB akan kendalikan DPK tahun depan
A A A
Sindonews.com - Bank BJB berencana akan mengendalikan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada 2014 seiring kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan BI Rate menjadi 7,5 persen. Bank BJB akan lebih menggenjot pertumbuhan tabungan/dana murah.

Direktur Utama Bank BJB, Bien Subiantoro mengatakan, tahun depan Bank BJB akan fokus mengarap dana murah, sejalan terus ditingkatkannya BI Rate menjadi 7,5 persen. Sementara, komposisi dana mahal (deposito) Bank BJB masih mendominasi DPK Bank BJB. Dari sekitar Rp52 triliun DPK Bank BJB, Rp10 triliun tabungan, Rp15 triliun giro, dan sisanya deposito.

"Seiring BI Rate yang terus naik, pertumbuhan DPK 2014 harus lebih di rem. Pertumbuhannya kami harapkan tidak lebih dari 20 persen," ungkap Bien, Senin (16/12/2013).

Menurutnya, kenaikan BI Rate berpeluang memperlambat penyaluran kredit. Tingginya serapan tabungan dikhawatirkan menaikkan dana mengendap di perbankan.

Menyinggung rencana pengembangan jaringan kantor cabang, Bien menegaskan, tahun depan pihaknya hanya berencana menambah kantor kas. Sedangkan ekspansi kantor cabang, akan sedikit di tahan. Opsi yang diambil Bank BJB yaitu memaksmalkan jaringan atau kantor-kantor cabang yang sudah ada dan tersebar di 14 provinsi.

"Kalau ekspansi kantor cabang mungkin tidak. Kita fokus menggenjot kinerja kantor cabang yang sudah eksisting. Hanya saja, kantor cabang yang assetnya melebihi Rp3 triliun, akan kami pecah," jelas dia.

Upaya Bank BJB menahan penambahan kantor, karena kondisi ekonomi makro yang belum stabil. Menurutnya, kondisi ekonomi makro pada 2014 masih cukup berat. "Jadi, bukan waktu yang tepat untuk melakukan ekspansi seperti yang kami lakukan tahun-tahun sebelumnya," pungkas Bien.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembangunan Jalan di...
Pembangunan Jalan di Daerah Diharapkan Tetap Perhatikan Keseimbangan Alam
Raih Kembali Kepercayaan,...
Raih Kembali Kepercayaan, Bank Banten Kelola RKUD Provinsi Banten
Pangandaran Raih Penghargaan...
Pangandaran Raih Penghargaan Pembangunan Daerah se-Jawa Barat
Punya 90 Ribu Mitra,...
Punya 90 Ribu Mitra, Armina Daily Bangun Direct Selling hingga Pelosok Nusantara
Serap Rights Issue Bank...
Serap Rights Issue Bank Banten, Mega Karya Anugrah Siapkan Rp1,8 Triliun
Bank Jatim Jajaki Kerja...
Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
1 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
2 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
3 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved