Indonesia banyak celah untuk masuknya produk ilegal

Rabu, 18 Desember 2013 - 16:08 WIB
Indonesia banyak celah...
Indonesia banyak celah untuk masuknya produk ilegal
A A A
Sindonews.com - Kepala Balai Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini menyatakan, banyak celah yang rawan dijadikan peredaran barang-barang ilegal, khususnya bawang merah ilegal, terutama di Pulau Sumatera.

"Bawang merah ilegal ini memang kebanyakan datang dari Malaysia. Pintu masuknya bisa melalui Dumai, Batam, Belawan, Tanjung Balai Asahan, Pekanbaru, dan Palembang," ucapnya di Kemendag,Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Bawang ilegal yang berasal dari Malaysia ini dinyatakan ilegal karena tidak dilengkapi dengan dokumen kesehatan serta surat asal usul barang, sehingga tidak terjamin apakah bahaya atau tidak.

"Sudah pasti produknya ilegal masuk dari pintu-pintu yang tidak ditetapkan. Padahal kalau itu dijamin kesehatannya harus disertai surat kesehatan. Kalau itu ilegal jadi tidak ada," ungkapnya.

Namun, pihaknya belum mengetahui secara tepat jumlah bawang merah ilegal yang telah disita. Tetapi dari 300 kontainer isi produk hortikultura yang dimusnahkan di 2013, sebagian besar berisi bawang merah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hampir 600.000 Produk...
Hampir 600.000 Produk Ilegal Diamankan, Nilainya Rp15 Miliar
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
PT Karya Laili Mendunia...
PT Karya Laili Mendunia Pastikan Produk Minuman Kolagen Laili Waiteu Legal
Pentingnya Literasi,...
Pentingnya Literasi, Mahasiswa Didorong Hindari Produk Keuangan Ilegal
BBPOM Makassar Sita...
BBPOM Makassar Sita Ratusan Produk Ilegal di Sulsel
Menjamur di Online,...
Menjamur di Online, Kosmetik Ilegal dan Abal-abal Bikin Galau Pengusaha
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved