Mansek bidik 13.800 nasabah Bank Mandiri tahun depan
Kamis, 19 Desember 2013 - 15:13 WIB
Mansek bidik 13.800 nasabah Bank Mandiri tahun depan
A
A
A
Sindonews.com - PT Mandiri Sekuritas (Mansek) menargetkan dapat menggaet sekitar 13.800 nasabah Bank Mandiri untuk dapat membuka rekening efek atau menjadi investor di pasar modal pada 2014.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto mengatakan, pada 2014 pihkanya menargetkan dapat meningkatkan jumlah investor retail hingga mencapai 45 ribu investor atau bertambah sekitar 23 ribu investor baru dari jumlah tahun ini yang berjumlah 22 ribu investor.
"Tahun depan kita targetkan jadi 45 ribu investor. Jadi ada penambahan investor baru sekitar 23 ribu investor. Kalau kontribusinya dari nasabah Bank Mandiri sendiri proyeksi kita bisa 60 persen dari penambahan itu," kata Abi di L'Osteria, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Menurutnya, pada tahun ini kontribusi investor dari nasbah Bank Mandiri baru sekitar 9 ribu orang atau berkisar 40 persen dari jumlah investor hingga saat ini yang berjumlah 22 ribu investor.
Dia berharap, langkah yang dilakukan Mandiri Sekuritas dengan meningkatkan jumlah investor retail dapat diikuti oleh sekuritas lainnya. Dengan demikian, diharapkan market domestik dapat menjadi kekuatan utama yang mendominasi pasar modal tanah air serta mengurangi ketergantungan pasar modal tanah air terhadap dana asing.
Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menuturkan adanya peningkatan aktivitas perdagangan yang tercermin dari meningkatnya likuiditas perdagangan menjadi Rp6,3 triliun per hari dari tahun sebelumnya hanya Rp4,5 triliun per hari.
Peningkatan tersebut, kata Ito, terutama didukung semakin tingginya gairah perdagangan serta bertambahnya jumlah investor retail domestik sepanjang 2013. Dengan bertambahnya jumlah investor domestik, tentu akan memberi konsekuensi positif terhadap pasar modal tanah air.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto mengatakan, pada 2014 pihkanya menargetkan dapat meningkatkan jumlah investor retail hingga mencapai 45 ribu investor atau bertambah sekitar 23 ribu investor baru dari jumlah tahun ini yang berjumlah 22 ribu investor.
"Tahun depan kita targetkan jadi 45 ribu investor. Jadi ada penambahan investor baru sekitar 23 ribu investor. Kalau kontribusinya dari nasabah Bank Mandiri sendiri proyeksi kita bisa 60 persen dari penambahan itu," kata Abi di L'Osteria, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Menurutnya, pada tahun ini kontribusi investor dari nasbah Bank Mandiri baru sekitar 9 ribu orang atau berkisar 40 persen dari jumlah investor hingga saat ini yang berjumlah 22 ribu investor.
Dia berharap, langkah yang dilakukan Mandiri Sekuritas dengan meningkatkan jumlah investor retail dapat diikuti oleh sekuritas lainnya. Dengan demikian, diharapkan market domestik dapat menjadi kekuatan utama yang mendominasi pasar modal tanah air serta mengurangi ketergantungan pasar modal tanah air terhadap dana asing.
Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menuturkan adanya peningkatan aktivitas perdagangan yang tercermin dari meningkatnya likuiditas perdagangan menjadi Rp6,3 triliun per hari dari tahun sebelumnya hanya Rp4,5 triliun per hari.
Peningkatan tersebut, kata Ito, terutama didukung semakin tingginya gairah perdagangan serta bertambahnya jumlah investor retail domestik sepanjang 2013. Dengan bertambahnya jumlah investor domestik, tentu akan memberi konsekuensi positif terhadap pasar modal tanah air.
(izz)
Lihat Juga :