Ini senjata Mansek hadapi tahun politik
Kamis, 19 Desember 2013 - 17:49 WIB
Ini senjata Mansek hadapi tahun politik
A
A
A
Sindonews.com - Menghadapi tahun politik 2014, PT Mandiri Sekuritas (Mansek) sudah siap lepas landas dengan mengantongi sedikitnya 20 rencana penjaminan penerbitan surat utang atau obligasi.
Managing Director Mandiri Sekuritas, Iman Rachman mengatakan, dari jumlah tersebut, saat ini sudah ada delapan perusahaan yang masuk ke pipeline perseroan.
"Delapan perusahaan ini ada yang melanjutkan penerbitan obligasi berkelanjutan. Diperkirakan semuanya dilaksanakan pada semester pertama," ujar Iman di L'Osteria, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Kendati enggan menyebut identitas delapan perusahaan tersebut, namun dia menuturkan bahwa ke delapan perusahaan tersebut bergerak di lini bisnis yang bervariasi seperti konsumer, ritel, dan multifinance. Di mana, total nilai dari penerbitan delapan obligasi ini diperkirakan mencapai Rp9 triliun.
Dari catatan Sindonews, target penerbitan obligasi 2014 tidak berbeda jauh dengan target yang ditetapkan perseroan pada tahun ini.
Di sisi lain, untuk urusan penjaminan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pihaknya belum bisa terlalu terbuka.
Namun, dengan target penjaminan IPO sebenyak 10 perusahaan tahun ini diharapkan dapat berkontribusi pada aktivitas penjaminan perseroan sepanjang 2014 menjadi Rp10 triliun sampai Rp12 triliun.
"10 IPO ditambah 20 obligasi nilai penjaminannya total bisa sekitar Rp10 triliun sampai Rp12 triliun," pungkas Iman.
Managing Director Mandiri Sekuritas, Iman Rachman mengatakan, dari jumlah tersebut, saat ini sudah ada delapan perusahaan yang masuk ke pipeline perseroan.
"Delapan perusahaan ini ada yang melanjutkan penerbitan obligasi berkelanjutan. Diperkirakan semuanya dilaksanakan pada semester pertama," ujar Iman di L'Osteria, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Kendati enggan menyebut identitas delapan perusahaan tersebut, namun dia menuturkan bahwa ke delapan perusahaan tersebut bergerak di lini bisnis yang bervariasi seperti konsumer, ritel, dan multifinance. Di mana, total nilai dari penerbitan delapan obligasi ini diperkirakan mencapai Rp9 triliun.
Dari catatan Sindonews, target penerbitan obligasi 2014 tidak berbeda jauh dengan target yang ditetapkan perseroan pada tahun ini.
Di sisi lain, untuk urusan penjaminan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pihaknya belum bisa terlalu terbuka.
Namun, dengan target penjaminan IPO sebenyak 10 perusahaan tahun ini diharapkan dapat berkontribusi pada aktivitas penjaminan perseroan sepanjang 2014 menjadi Rp10 triliun sampai Rp12 triliun.
"10 IPO ditambah 20 obligasi nilai penjaminannya total bisa sekitar Rp10 triliun sampai Rp12 triliun," pungkas Iman.
(izz)
Lihat Juga :