Thailand kejar penjualan mobil tahun ini 2,48 juta unit

Jum'at, 20 Desember 2013 - 18:18 WIB
Thailand kejar penjualan...
Thailand kejar penjualan mobil tahun ini 2,48 juta unit
A A A
Sindonews.com – Pasar otomotif Thailand berada dalam kondisi lambat. Hal ini didasarkan pada penjualan mobil dari Januari hingga November, yang hanya mencapai 2.298.000 unit. Perolehan tersebut hanya naik sebesar 2,95 persen dibandingkan perolehan penjualan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Ketua Federasi Industri Thailand Suparat Sirisuwannangkura mendesak agar industri automotif di Thailand mampu menutup tahun, dengan raihan penjualan sebanyak 2.481.000 unit. Angka tersebut hanya tumbuh sebesar 1,14 persen jika dibandingkan catatan penjualan tahun lalu.

“Beberapa pabrikan mobil telah berusaha untuk meningkatkan produksi mereka untuk melayani pasar ekspor yang sangat membaik karena kondisi ekonomi global mulai pulih. Kami perkirakan pada tahun depan Thailand akan bisa mengekspor kendaraan sebesar 1,25 juta unit,” terangnya.

Angka ekspor Thailand memang terus meningkat. Tahun ini saja mereka sudah mengirimkan mobil sebanyak 1,1 juta unit keluar Thailand. Angka tersebut lebih besar dibandingkan dengan pengiriman tahun lalu yang mencapai 1,02 juta unit.

Nilai ekspor meningkat sebesar 4,97 persen menjadi 471,72 miliar baht. Dari seluruh pabrikan mobil yang buka di Thailand, Toyota merupakan penyumbang angka ekspor paling besar, yakni 40 persen.

Membesarnya angka ekspor per tahun membuat Suparat optimistis Thailand mampu meningkatkan penjualan 2014. Kondisi penjualan domestik yang stabil diharapkan tahun depan Thailand mampu menjual mobil sebanyak 2,55 juta unit.

Indonesia sendiri merupakan salah satu pasar yang dipenetrasi produk-produk Thailand. Salah satu mobil terbaru, yakni All New Nissan March merupakan salah satu mobil Thailand yang diekspor ke Indonesia. Beberapa mobil lainnya, seperti Chevrolet Trailblazer, Chevrolet Colorado, hingga Mitsubishi Mirage.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Analis : Sorry Indonesia,...
Analis : Sorry Indonesia, Thailand Lebih Menarik buat Investor
Wisata Otomotif Jadi...
Wisata Otomotif Jadi Pilihan Masyarakat di Masa Pandemi
Mau Jadi Terbesar di...
Mau Jadi Terbesar di ASEAN, Proton Siap Kembali ke Indonesia
Bersaing dengan Merek...
Bersaing dengan Merek Jepang, Ducati Jadikan Thailand Kiblat Motor
Tarif Impor AS Bakal...
Tarif Impor AS Bakal Bikin Industri Otomotif Thailand Terpuruk
Waduh, Ekspor Mobil...
Waduh, Ekspor Mobil Indonesia Kalah Telak dari Thailand
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved