Ini alasan OJK belum buka cabang di seluruh Indonesia

Senin, 23 Desember 2013 - 20:15 WIB
Ini alasan OJK belum...
Ini alasan OJK belum buka cabang di seluruh Indonesia
A A A
Sindonews.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengaku pihaknya belum bisa menyediakan kantor cabang di beberapa daerah di Indonesia.

Namun pengawasan perbankan dan industri keuangan lainnya akan tetap berjalan dari kantor cabang OJK terdekat. Sehingga pihaknya tidak menhawatirkan potensi pelanggaran tersebut.

"Bahkan ke depannya kita bisa buka kantor cabang kalau ada keperluan terutama apabila ada peningkatan industri keuangan di daerah tersebut," ujar Muliaman di Gedung OJK, Jakarta, Senin (23/12/2013).

Sementara, Anggota Komisioner OJK Bidang Perbankan Nelson Tampubolon menyebut ada beberapa kota, di mana memiliki kantor cabang BI namun belum memiliki kantor cabang OJK.

"Seperti kota Lhokseumawe ada kantor BI enggak ada OJK, masih diawasi dari kantor OJK di Banda Aceh. Pematang Siantar juga seperti itu, Gorontalo, Balikpapan dan juga Ternate," terangnya.

Nelson berharap Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terutama di bidang keuangan mikro dapat disertakan masuk dalam pengawasan OJK. Hal ini agar OJK dapat segera membuat kantor cabang di daerah-daerah.

"Karena kota kecil seperti Sibolga, jumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) nya masih di bawah 15 persen, sehingga kami masih belum bisa masuk ke situ," pungkas Nelson.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
12 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
36 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
43 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved