Pesanan barang tahan lama AS November naik 3,5%

Rabu, 25 Desember 2013 - 14:32 WIB
Pesanan barang tahan...
Pesanan barang tahan lama AS November naik 3,5%
A A A
Sindonews.com - Aktivitas bisnis meningkatkan pesanan untuk barang tahan lama Amerika Serikat (AS) pada November 2013. Kategori utama dari sinyal rencana investasi bisnis ini naik di laju tercepat dalam 10 bulan.

Lonjakan pesanan barang tahan lama, produk yang diperkirakan akan berlangsung dalam tiga tahun, adalah bukti terbaru dari rebound di bidang manufaktur. Keuntungan ini akan memberikan dukungan terhadap ekonomi AS pada 2014.

Dilansir dari The Post and Courier, Rabu (25/12/2013) Departemen Perdagangan AS mengatakan, pesanan barang tahan lama meningkat 3,5 persen dibandingkan Oktober lalu, yang jatuh 0,7 persen. Kenaikan ini dipimpin lonjakan 21,8 persen dalam permintaan pesawat komersial.

Barang modal inti, kategori yang melacak investasi bisnis, naik 4,5 persen. Angka tersebut sebagai lonjakan terbesar sejak Januari 2013. Kategori data dipandang sebagai ukuran rencana bisnis dalam memperluas dan memodernisasi kepercayaan usaha.

Kenaikan barang modal inti pada bulan lalu, yang mengecualikan kategori pertahanan dan pesawat, meninggalkan penurunan 0,7 persen pada Oktober dan 1,2 persen pada September. Raihan ini sebagai pertumbuhan terkuat sejak kenaikan 8,9 persen pada Januari.

Permintaan untuk produk transportasi naik 8,4 persen, dipimpin pesanan pesawat komersial. Sementara pesanan untuk kendaraan bermotor dan suku cadang meningkat 3,3 persen.

Pesanan untuk peralatan komunikasi melonjak 13 persen, permintaan komputer naik 5,3 persen dan mesin meningkat 3,8 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved