Wall Street berakhir datar karena profit taking

Sabtu, 28 Desember 2013 - 10:24 WIB
Wall Street berakhir...
Wall Street berakhir datar karena profit taking
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Jumat waktu setempat berakhir datar (flat) setelah beberapa kali menembus rekor baru karena investor melakukan aksi ambil untung (profit taking).

"Sedikit konsolidasi mungkin sehat daripada melanjutkan kenaikan tanpa ada istirahat. Ini merupakan jeda yang sehat dengan beberapa aksi ambil untung," kata Managing Director Rosenblatt Securities Joseph Benanti seperti dilansir Reuters, Sabtu (28/12/2013).

Volume transaksi saham di bursa AS tercatat 4 miliar saham. Angka ini jauh di bawah rata-rata bulan ini sekitar 6,1 miliar saham.

Saham Twitter Inc (TWTR.N) setelah melonjak hampir tiga kali lipat sejak pencatatan saham pada awal November lalu, akhirnya turun 13 persen menjadi USD63,75 karena aksi ambil untung. Saham Twitter merupakan salah satu saham yang paling aktif diperdagangkan di Bursa Efek New York akhir perdagangan pekan ini.

Sementara sektor teknologi di indeks Nasdaq turun 0,25 persen, seperti saham Apple (AAPL.O) turun 0,7 persen menjadi USD560,09 dan Facebook Inc (FB.O) melemah 4 persen menjadi USD55,44. Indeks Nasdaq sepanjang tahun ini mengalami kenaikan 37,7 persen dan menjadi pemain terbaik di antara tiga indeks saham utama AS.

Indeks Dow Jones semalam ditutup turun 1,47 poin atau 0,01 persen menjadi 16.478,41; indeks S&P 500 susut 0,62 poin atau 0,03 persen menjadi 1.841,40 dan Nasdaq turun 10,59 poin atau 0,25 persen menjadi 4.156,59 .

Sementara selama sepekan perdagangan yang singkat karena adanya liburan Natal, Dow naik 1,6 persen, S&P 500 bertambah sekitar 1,3 persen dan Nasdaq menguat sekitar 1,3 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
2 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
4 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
4 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
4 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
5 jam yang lalu
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
5 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved