IHSG pekan depan mencoba bertahan menguat
Sabtu, 28 Desember 2013 - 17:32 WIB
IHSG pekan depan mencoba bertahan menguat
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan berpotensi mencoba bertahan menguat, namun akan dibayangi aksi ambil untung (profit taking).
"Masih adanya aksi profit taking jelang akhir tahun. Apalagi pekan depan akan terpotong libur akhir tahun, sehingga IHSG masih akan variatif dengan kecenderungan mencoba bertahan menguat bila rilis data-sata di akhir tahun cukup direspon positif," kata Kepala Riset Trust Securieties Reza Priyambada dalam risetnya, Sabtu (28/12/2013).
Adapun, data ekonomi yang menjadi perhatian pada pekan depan, yakni inflation rate and balance of trade Indonesia; manufacturing production, retail sales, inflation, balance of trade, HSBC markit manufacturing and industrial production Korea Selatan; NBS manufacturing PMI and HSBC manufacturing PMI China.
Selain itu, markit manufacturing PMI Jerman; markit manufacturing PMI zona Eropa; house price index and markit manufacturing PMI Inggris; markit manufacturing PMI Perancis; business confidence and markit manufacturing Italia; retail sales and PMI manufacturing Spanyol; pending home sales, redbook, Chicago PMI, ADP employment change, initial jobless claims, consumer confidence AS dan lainnya.
Adapun saham -saham yang dapat diperhatikan, antara lain AALI, CPIN, SMCB, ANTM, SGRO, SMGR, JPFA, GGRM, BBRI, UNVR, TLKM, AUTO, LPCK, MPMX dan SCMA
Reza memprediksi, IHSG pekan depan akan berada dalam rentang support 4.144-4.168 dan resisten 4.250-4.263. IHSG menurut dia, membentuk pola menyerupai ladder bottom menjauhi lower bollinger bands.
"MACD tertahan penurunannya dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R dan Stochastic mencoba upreversal," ujar dia.
"Masih adanya aksi profit taking jelang akhir tahun. Apalagi pekan depan akan terpotong libur akhir tahun, sehingga IHSG masih akan variatif dengan kecenderungan mencoba bertahan menguat bila rilis data-sata di akhir tahun cukup direspon positif," kata Kepala Riset Trust Securieties Reza Priyambada dalam risetnya, Sabtu (28/12/2013).
Adapun, data ekonomi yang menjadi perhatian pada pekan depan, yakni inflation rate and balance of trade Indonesia; manufacturing production, retail sales, inflation, balance of trade, HSBC markit manufacturing and industrial production Korea Selatan; NBS manufacturing PMI and HSBC manufacturing PMI China.
Selain itu, markit manufacturing PMI Jerman; markit manufacturing PMI zona Eropa; house price index and markit manufacturing PMI Inggris; markit manufacturing PMI Perancis; business confidence and markit manufacturing Italia; retail sales and PMI manufacturing Spanyol; pending home sales, redbook, Chicago PMI, ADP employment change, initial jobless claims, consumer confidence AS dan lainnya.
Adapun saham -saham yang dapat diperhatikan, antara lain AALI, CPIN, SMCB, ANTM, SGRO, SMGR, JPFA, GGRM, BBRI, UNVR, TLKM, AUTO, LPCK, MPMX dan SCMA
Reza memprediksi, IHSG pekan depan akan berada dalam rentang support 4.144-4.168 dan resisten 4.250-4.263. IHSG menurut dia, membentuk pola menyerupai ladder bottom menjauhi lower bollinger bands.
"MACD tertahan penurunannya dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R dan Stochastic mencoba upreversal," ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :