Kimia Farma siap layani peserta BPJS

Senin, 30 Desember 2013 - 16:39 WIB
Kimia Farma siap layani...
Kimia Farma siap layani peserta BPJS
A A A
Sindonews.com – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengklaim telah siap melayani seluruh peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) per 1 Januari 2014.

‪Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rosman mengatakan, ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif dan dukungan terhadap program pemerintah di dalam pemberlakuan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Bahkan di tahun 2013 ini, pihaknya telah mendirikan 100 apotek baru dan 100 klinik baru di seluruh Indonesia.

Kini perseroan telah memiliki lebih dari 500 apotek dan 200 klinik yang siap melayani seluruh peserta BPJS yang akan diimplementasikan pada 1 Januari 2014 mendatang, sehingga pada tahun 2018, emiten pelat merah ini akan memiliki 1000-an apotek dan klinik sebagaimana telah dicanangkan sejak 2011. ‬

“‪Kimia Farma melalui anak perusahaannya PT Kimia Farma Apotek juga terus mengembangkan bisnis dengan memperkuat jaringan layanan ritel farmasi dengan konsep layanan ritel farmasi One Stop Health Care Solution (OSHcS) dan layanan kesehatan terpadu mulai dari layanan klinik, laboratorium klinik, apotek dan kesehatan lainnya,” kata Rusdi dalam rilisnya, Senin (30/12/2013).

Menurut dia langkah-langkah tersebut merupakan strategi KAEF untuk terus meningkatkan market share dalam upaya memenangkan persaingan yang semakin ketat dengan total jumlah apotek seluruh Indonesia saat ini mencapai 26.451 apotek.‬

Dia melanjutkan, Kimia Farma juga fokus menjadi penyedia layanan kesehatan untuk peserta BPJS. Kesiapan tersebut, antara lain melalui ketersediaan produk-produk yang terjamin kualitas dan mutunya, kontinuitas produk melalui proses pendistribusian hingga ke pelosok daerah dan juga sebaran layanan kesehatan di seluruh daerah.

Saat ini, ujar Rusdi, Kimia Farma juga sudah menyiapkan sistem informasi yang terintegrasi yang dapat mengelola data base peserta BPJS, sehingga memudahkan dalam pelayanan dan monitoring peserta yang berobat ke seluruh jaringan klinik–klinik kesehatan Kimia Farma.

Dia mengungkapkan, perseroan akan terus membangun jaringan layanan kesehatan khususnya di daerah Indonesia Timur mengingat potensinya yang masih cukup besar dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup menggembirakan.

Hingga akhir tahun ini, pihaknya telah memiliki 512 Apotek, 200 klinik dan 35 laboratorium klinik dan akan terus dikembangkan hingga mencapai 1000 klinik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Meninggal Terpapar Covid-19,...
Meninggal Terpapar Covid-19, Ahli Waris Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Terima Santunan Jamsostek
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved