JSMR proyeksikan aset meningkat jadi Rp33 T
Rabu, 01 Januari 2014 - 13:46 WIB
JSMR proyeksikan aset meningkat jadi Rp33 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) pada 2014 memproyeksikan adanya peningkatan nilai aset perusahaan sebesar Rp33 triliun sejalan dengan penambahan lima ruas jalan tol baru di tahun ini.
Direktur Keuangan JSMR Reynaldi Hermansjah menjelaskan, jumlah tersebut meningkat 18 persen dari total aset perusahaan hingga akhir 2013 sebesar Rp28 triliun.
“Tahun 2012 dan 2013 adalah tahun investasi bagi kami. Dengan beroperasinya lima ruas tol baru tidak hanya dapat mendorong pendapatan, tetapi juga meningkatkan aset bagi perseroan. Untuk itu, kami berupaya terus menjaga posisi keuangan perseroan,” kata Reynaldi di Jakarta, belum lama ini.
Pada saat ini, emiten pengelola ruas jalan tol pelat merah itu tengah membangun setidaknya sembilan ruas tol, yang seluruhnya ditargetkan mulai beroperasi pada 2016 mendatang.
Sejalan dengan itu, perseroan sepanjang tahun 2014 membidik pendapatan usaha dari transaksi tol hingga Rp7 triliun. Target perseroan meningkat 23,24 persen dibandingkan tahun ini sebesar Rp5,68 triliun.
Sementara untuk target laba bersih pada akhir 2014 diperkirakan dapat menyentuh angka Rp1,37 triliun atau meningkat 8,7 persen dibanding capaian 2013 sebesar Rp1,26 triliun.
“Karena pembangunan sembilan ruas jalan tol ini membutuhkan investasi yang besar dan menggerus pendapatan usaha, namun yang harus dilihat pertumbuhan aset kita juga meningkat 18 persen menjadi Rp33 triliun pada 2014. Sedangkan tahun 2013, aset kami naik 15 persen menjadi Rp28 triliun dibanding 2012,” tutur Reynaldi.
Direktur Keuangan JSMR Reynaldi Hermansjah menjelaskan, jumlah tersebut meningkat 18 persen dari total aset perusahaan hingga akhir 2013 sebesar Rp28 triliun.
“Tahun 2012 dan 2013 adalah tahun investasi bagi kami. Dengan beroperasinya lima ruas tol baru tidak hanya dapat mendorong pendapatan, tetapi juga meningkatkan aset bagi perseroan. Untuk itu, kami berupaya terus menjaga posisi keuangan perseroan,” kata Reynaldi di Jakarta, belum lama ini.
Pada saat ini, emiten pengelola ruas jalan tol pelat merah itu tengah membangun setidaknya sembilan ruas tol, yang seluruhnya ditargetkan mulai beroperasi pada 2016 mendatang.
Sejalan dengan itu, perseroan sepanjang tahun 2014 membidik pendapatan usaha dari transaksi tol hingga Rp7 triliun. Target perseroan meningkat 23,24 persen dibandingkan tahun ini sebesar Rp5,68 triliun.
Sementara untuk target laba bersih pada akhir 2014 diperkirakan dapat menyentuh angka Rp1,37 triliun atau meningkat 8,7 persen dibanding capaian 2013 sebesar Rp1,26 triliun.
“Karena pembangunan sembilan ruas jalan tol ini membutuhkan investasi yang besar dan menggerus pendapatan usaha, namun yang harus dilihat pertumbuhan aset kita juga meningkat 18 persen menjadi Rp33 triliun pada 2014. Sedangkan tahun 2013, aset kami naik 15 persen menjadi Rp28 triliun dibanding 2012,” tutur Reynaldi.
(rna)
Lihat Juga :