Rupiah terpuruk, harga elektronik akan naik 5-10%

Rabu, 01 Januari 2014 - 18:27 WIB
Rupiah terpuruk, harga...
Rupiah terpuruk, harga elektronik akan naik 5-10%
A A A
Sindonews.com - Awal 2014 ditandai dengan kenaikan sejumlah harga produk elektronik. Kenaikan ini terjadi sebagai dampak melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Operational Director Superstore Global Elektronik Semarrang, Gouw Ivan Siswanto mengatakan, kenaikan harga akan terjadi pada seluruh merek elektronik ternama. Apalagi, komponen produk elektronik mayoritas masih dibeli secara impor dengan kurs dolar AS.

Merek-merek elektronik sudah mulai menyiapkan formulasi harga terbarunya yang akan diterapkan di 2014. Kenaikan harga diprediksi akan terjadi di kisaran 5-10 persen.

Meski akan ada kenaikan harga elektronik, namun Global Elektronik masih akan tetap memberlakukan harga lama selama pameran HomeTech 2013 yang diperpajang hingga 14 Januari 2014. "Promo ini berlaku serentak di empat toko Global Elektronik Semarang," ujarnya, rabu (1/1/2014).

Menurutnya, selama masa perpanjangan pameran oleh penyelenggara dijamin harga tidak naik. Selisih harga promo dan harga naik bisa terpaut 20 persen, dan sekarang merupakan waktu yang tepat untuk membeli elektronik.

Senior Branch Manager Sharp, Anton menyatakan, produk dari Sharp akan naik bulan ini sekitar 5 persen. Dengan kenaikan harga tersebut, maka akan memengaruhi penjualan.

Dia mengakui, masih lemahnya nilai tukar rupiah terhadap USD menjadi penyebab utama kenaikan harga elektronik. "Semua merek elektornik akan naik, karena memang nilai tukar rupiah terhadap dolar masih lemah," kata dia.

Namun, meski penjualan akan mengalami penurunan, namun beberapa produk diprediksi akan tetap memberikan kontribusi besar dalam penjualan. Produk tersebut adalah produk-produk rumah tangga, seperti kulkas, mesin cuci, dan AC kemudian disusul televisi LED.

"Sharp mengandalkan mesin cuci, AC, dan kulkas untuk mendongkrak penjualan. Karena kami yakin produk rumah tangga ini masih akan menujukan peningkatan penjualan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Membuat...
Pandemi Covid-19 Membuat Air Purifier True HEPA Filter Banyak Dicari
IIW 2021 Perkenalkan...
IIW 2021 Perkenalkan Beragam Inovasi Teknologi Elektronik dari Taiwan
Menangkap Peluang Peningkatan...
Menangkap Peluang Peningkatan Produk Elektronik di Tangerang
Gandeng Pesona Mitratama...
Gandeng Pesona Mitratama Indonesia, AQUA AC Proshop Dibuka di BSD Tangsel
GSEI 2023 Segera Digelar:...
GSEI 2023 Segera Digelar: Peluang Emas bagi Pelaku Industri Elektronik
Banyak Pilihan Perangkat...
Banyak Pilihan Perangkat Elektronik, AQUA Hadirkan Sweat Heart
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved