Kendal minta Pertamina tambah kuota elpiji 3 kg 10%

Jum'at, 03 Januari 2014 - 15:45 WIB
Kendal minta Pertamina...
Kendal minta Pertamina tambah kuota elpiji 3 kg 10%
A A A
Sindonews.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) mengusulkan penambahan kuota gas elpiji 3 kilogram (kg) ke PT Pertamina sebesar 10 persen untuk tahun ini. Permintaan ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji 3 kg.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Kendal, Heru Yuniarso mengatakan, Kabupaten Kendal selama 2013 mendapat kuota elpiji 3 kg sebanyak 6.437.100 tabung. Untuk itu, pihaknya mengusulkan penambahan kuota guna antisipasi terjadi kelangkaan saat meningkatnya permintaan.

"Kita usulkan penambahan 10 persen itu dari 6.437.100. Sehingga 2014 kita usulkan sekitar 6.565.500 tabung ukuran 3 kg," katanya, Jumat (3/1/2014).

Dia menjelaskan, permintaan elpiji 3 kg di Kabupaten Kendal mencapai 21.855 per hari. Sehingga selama satu bulan, permintaan mencapai sekitar 546.525 tabung. Prediksi peningkatan permintaan gas elpiji 3 kg karena harga elpiji 12 kg naik.

Penyebab kenaikan harga elpiji 12 kg tersebut karena biaya pengisian elpiji ke tabung elpiji (filling fee) dan biaya pengangkutan dari depot ke Stasiun Pengisian Elpiji Khusus (SPEK ) atau transports fee, yang selama ini ditanggung Pertamina. Namun, sekarang biaya tersebut dibebankan ke agen dan konsumen.

"Yang menyebabkan kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kg karena sekarang filling fee dan transports feenya dibebankan langsung kepada agen dan konsumen. Sebelumnya biaya itu ditanggung Pertamina," ungkapnya.

Meski demikian, permintaan elpiji 3 kg tidak bisa dilakukan oleh pihak hotel dan restauran. Sebab, baik hotel maupun restauran diharuskan menggunakan elpiji 12 kg untuk bahan bakar gas (BBG).

"Untuk hotel, rumah makan dan restauran harus tetap pakai tabung gas ukuran 12 kg," ujarnya.

Salah seorang sub agen di Jalan Soekarno-Hatta Kendal, Dani mengatakan, setelah harga elpiji 12 kg naik, permintaan elpiji 3 kg mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi, pihaknya membatasi jumlah pembelian elpiji 3 kg.

"Yang biasa beli lima tabung, kami batasi menjadi dua sampai tiga tabung, karena pasokan dari agen belum ada tambahan. Hal ini juga upaya biar semua kebagian," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved