Strategi pemerintah capai target PNBP tambang 39,6 T
Jum'at, 03 Januari 2014 - 16:26 WIB
Strategi pemerintah capai target PNBP tambang 39,6 T
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus bekerja keras untuk memenuhi target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pertambangan mineral dan batu bara di 2014 sebesar Rp39,66 triliun.
Pasalnya, realisasi PNBP pada tahun lalu baru sebesar Rp26,46 triliun, meleset sekitar 20 persen dari targetnya sebesar Rp33,1 triliun.
"Angka itu (Rp33,1 triliun) adalah angka 6 Desember (2013). Sampai akhir tahun 2013, kita perkirakan bisa lebih tinggi dari itu," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba Kementerian ESDM Sukhyar di kantornya, Jakarta, Jumat (3/1/2014).
Rendahnya PNBP yang dicatatkan dari sektor tersebut, menurut Sukhyar karena masih adanya piutang pajak yang belum ditagihkan dan beberapa penyebab lainnya.
Untuk itu, pada tahun ini, pihaknya akan bekerja keras melakukan sejumlah strategi agar target penerimaan negara tersebut dapat terealisasi.
"Caranya dengan pembenahan sistim pengawasan. Kemudian ada juga rekonsisiliasi IUP CNC (Izin Usaha Penambangan Clean and Clear), semaikin banyak upaya kita untuk membersikank itu. Diharapkan, makin banyak mereka memproduksi dan membayar PNBP," ujar dia.
Selanjutnya adalah dengan penagihan piutang PNBP dan mewajibkan pembayaran PNBP di muka sebelum melakukan penambangan.
Pasalnya, realisasi PNBP pada tahun lalu baru sebesar Rp26,46 triliun, meleset sekitar 20 persen dari targetnya sebesar Rp33,1 triliun.
"Angka itu (Rp33,1 triliun) adalah angka 6 Desember (2013). Sampai akhir tahun 2013, kita perkirakan bisa lebih tinggi dari itu," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba Kementerian ESDM Sukhyar di kantornya, Jakarta, Jumat (3/1/2014).
Rendahnya PNBP yang dicatatkan dari sektor tersebut, menurut Sukhyar karena masih adanya piutang pajak yang belum ditagihkan dan beberapa penyebab lainnya.
Untuk itu, pada tahun ini, pihaknya akan bekerja keras melakukan sejumlah strategi agar target penerimaan negara tersebut dapat terealisasi.
"Caranya dengan pembenahan sistim pengawasan. Kemudian ada juga rekonsisiliasi IUP CNC (Izin Usaha Penambangan Clean and Clear), semaikin banyak upaya kita untuk membersikank itu. Diharapkan, makin banyak mereka memproduksi dan membayar PNBP," ujar dia.
Selanjutnya adalah dengan penagihan piutang PNBP dan mewajibkan pembayaran PNBP di muka sebelum melakukan penambangan.
(rna)
Lihat Juga :