SBY restui penjualan 100 persen saham Sarana Karya

Selasa, 07 Januari 2014 - 13:41 WIB
SBY restui penjualan...
SBY restui penjualan 100 persen saham Sarana Karya
A A A
Sindonews.com - Pemerintah memutuskan untuk menjual seluruh saham PT Sarana Karya berjumlah 5.000 lembar. Penetapan saham dilakukan dengan memperhitungkan nilai dari hak negara lainnya yang sudah diterima Sarana Karya, berupa modal sumbangan pemerintah sebesar Rp7,431 miliar.

Hal tersebut sebagaimana tercatat dalam laporan keuangan PT Sarana Karya yang telah diaudit dan disahkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2012.

Pertimbangan pemerintah menjual Sarana Karya untuk memperbesar manfaat bagi negara dan masyarakat. Pemerintah atas persetujuan DPR melalui surat Wakil Ketua DPR-RI/Korekku No PW/10974/DPR RI/XI/2013 tertanggal 23 November 2013, memutuskan menjual 100 persen saham Sarana Karya.

Keputusan penjualan seluruh saham PT Sarana Karya itu tertuang dalam PP No 91/2013 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 24 Desember 2013.

"Penjualan saham sebagaimana dimaksud dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kewajaran, dan prinsip harga terbaik dengan memperhatikan kondisi pasar," bunyi Pasal 1 Ayat (2) PP tersebut, seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Selasa (7/1/2014) .

Melalui PP ini, SBY meminta agar hasil penjualan saham PT Sarana Karya disetorkan langsung ke kas negara setelah dikurangi dengan biaya pelaksanaan penjualan saham tersebut.

"Biaya pelaksanaan penjualan ditetapkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan memperhatikan prinsip kewajaran, transparansi, dan akuntabilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi Pasal 4 Ayat (3) PP No 91/2013.

Seperti diketahui, PT Sarana Karya (Persero) bergerak dalam penyelidikan, eksplorasi, eksploitasi, dan pengolahan batuan aspal alam di Pulau Buton. Kantor pusat perusahaaan ini di Grand Panglima Polim kav 58 Jl Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Hadir IndoBuildTech...
Hadir IndoBuildTech 2026,AM MortarBangun Interaksi dengan Pelanggan
35 menit yang lalu
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
1 jam yang lalu
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
2 jam yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
2 jam yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
3 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
4 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved