Kinerja reksa dana saham 2013 minus 3,66%
Rabu, 08 Januari 2014 - 10:21 WIB
Kinerja reksa dana saham 2013 minus 3,66%
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja rata-rata reksa dana saham dari imbal hasil (return) hingga akhir Desember 2013 tercatat minus 3,66 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
Analis riset PT Infovesta Utama Vilia Wati mengatakan, kinerja reksa dana saham, campuran dan pendapatan tetap secara rata-rata di tahun 2013 seluruhnya tercatat jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Kinerja reksa dana tahun lalu lebih rendah dibanding tahun 2012 akibat koreksi yang terjadi, baik di bursa saham maupun obligasi," kata dia kepada Sindonews.
Berdasarkan data PT Infovesta Utama, kinerja reksa dana hingga penghujung tahun lalu seluruhnya minus, termasuk kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kinerja IHSG tercatat minus 0,98 persen dan reksa dana campuran minus 1,59 persen.
Sementara reksa dana dengan kinerja terendah adalah reksa dana pendapatan tetap yang membukukan minus 4,53 persen. Pada periode yang sama, kinerja obligasi pemerintah minus 5,17 persen.
Jika dibanding 2012, kinerja reksa dana tahun lalu menyusut signifikan. Adapun, kinerja IHSG pada 2012 tercatat sebesar 12,94 persen, dengan kinerja reksa dana saham mencapai 10,06 persen.
Sementara kinerja reksa dana campuran sebesar 7,59 persen. Dengan kinerja obligasi pemerintah pada 2012 tercatat sebesar 9,07 persen, kinerja rata-rata reksa dana pendapatan tetap melesat 12,94 persen.
Berdasarkan data bulanan di Desember 2013, kinerja reksa dana positif meski minim. Kinerja IHSG tercatat 0,42 persen, reksa dana saham 0,13 persen dan campuran 0,01 persen. Sedangkan kinerja reksa dana pendapatan tetap sebesar 0,98 persen, dengan obligasi pemerintah tercatat membukukan kinerja mencapai 1,57 persen.
Dibanding bulan sebelumnya, kinerja di Desember lebih baik. Pada bulan November, kinerja IHSG tercatat masih minus 5,64 persen, reksa dana saham minus 6,14 persen dan reksa dana campuran minus 4,70 persen.
Adapun, reksa dana pendapatan tetap pada November 2013 tercatat minus 3,98 persen dengan kinerja obligasi pemerintah minus 2,71 persen.
Analis riset PT Infovesta Utama Vilia Wati mengatakan, kinerja reksa dana saham, campuran dan pendapatan tetap secara rata-rata di tahun 2013 seluruhnya tercatat jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Kinerja reksa dana tahun lalu lebih rendah dibanding tahun 2012 akibat koreksi yang terjadi, baik di bursa saham maupun obligasi," kata dia kepada Sindonews.
Berdasarkan data PT Infovesta Utama, kinerja reksa dana hingga penghujung tahun lalu seluruhnya minus, termasuk kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kinerja IHSG tercatat minus 0,98 persen dan reksa dana campuran minus 1,59 persen.
Sementara reksa dana dengan kinerja terendah adalah reksa dana pendapatan tetap yang membukukan minus 4,53 persen. Pada periode yang sama, kinerja obligasi pemerintah minus 5,17 persen.
Jika dibanding 2012, kinerja reksa dana tahun lalu menyusut signifikan. Adapun, kinerja IHSG pada 2012 tercatat sebesar 12,94 persen, dengan kinerja reksa dana saham mencapai 10,06 persen.
Sementara kinerja reksa dana campuran sebesar 7,59 persen. Dengan kinerja obligasi pemerintah pada 2012 tercatat sebesar 9,07 persen, kinerja rata-rata reksa dana pendapatan tetap melesat 12,94 persen.
Berdasarkan data bulanan di Desember 2013, kinerja reksa dana positif meski minim. Kinerja IHSG tercatat 0,42 persen, reksa dana saham 0,13 persen dan campuran 0,01 persen. Sedangkan kinerja reksa dana pendapatan tetap sebesar 0,98 persen, dengan obligasi pemerintah tercatat membukukan kinerja mencapai 1,57 persen.
Dibanding bulan sebelumnya, kinerja di Desember lebih baik. Pada bulan November, kinerja IHSG tercatat masih minus 5,64 persen, reksa dana saham minus 6,14 persen dan reksa dana campuran minus 4,70 persen.
Adapun, reksa dana pendapatan tetap pada November 2013 tercatat minus 3,98 persen dengan kinerja obligasi pemerintah minus 2,71 persen.
(rna)
Lihat Juga :