Pertamina lifting minyak 600 ribu barel dari Aljazair

Rabu, 08 Januari 2014 - 16:29 WIB
Pertamina lifting minyak...
Pertamina lifting minyak 600 ribu barel dari Aljazair
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) secara resmi telah melepas Kapal MT Gunung Geulis untuk berangkat ke Aljazair guna melakukan lifting minyak mentah Saharan Crude di negara tersebut.

"Kapal MT Gunung Geulis-Pertamina 8004 akan berlayar ke Aljazair. Kapal ini sudah melewati proses administrasi panjang karena harus memenuhi peraturan internasional yang harus dipenuhi karena akan melintasi perairan internasional," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (8/1/2014).

MT Gunung Geulis akan menempuh perjalanan selama 28-30 hari untuk mengangkut kargo Saharan Crude sebanyak 600.000 barel dari pelabuhan yang dikelola Sonatrach.

Kargo tersebut akan dibawa ke Indonesia untuk dibongkar di Pelabuhan Balikpapan, yang selanjutnya diolah di refinery unit (RU) V Balikpapan. Dengan pertimbangan kapasitas penyimpanan minyak mentah di Arzew dan lama waktu tempuh, kegiatan lifting Saharan Crude Oil direncanakan sekitar dua bulan sekali.

MT Gunung Geulis merupakan kapal jenis Large Range (LR) Crude Oil dengan bobot mati 107.538 Metrik Ton (MT) dan akan mengarungi lautan Hindia, Terusan Suez, Lautan Mediterrania, sebelum mencapai pelabuhan tujuan, yaitu Arzew, Aljazair.

Karena harus melewati kawasan-kawasan berisiko tinggi, seperti Somalia yang terkenal dengan perompaknya, MT Gunung Geulis dilengkapi persenjataan dan pelindung dari ancaman perompak.

"Kapal ini sudah dilengkapi dengan kawat berduri dan dilengkapi water canon dengan air panas. Karena kita akan melewati perairan high risk area seperti perompak somalia dan sebagainya. Nanti di perjalanan, kita bekerja sama dengan army guard di Srilanka sekitar 3-4 orang. Kita akan dikawal melewati high risk area tadi," papar dia.

Kapal MT Gunung Geulis ini dinahkodai putra bangsa asli Indonesia, yakni Kapten Brahma Adeyanto beserta 26 orang kru kapal yang juga seluruhnya merupakan orang Indonesia.

Saat ini, MT Gunung Geulis merupakan salah satu dari armada kapal LR Crude Oil yang telah memenuhi persyaratan SIRE, sehingga dapat diterima oleh terminal-terminal minyak dan gas (migas) internasional.

Sebagai informasi, setelah aksi akuisisi Blok 405a milik ConocoPhilips, Pertamina kini mengelola tiga lapangan minyak utama, yaitu Menzel Lejmat North (MLN), EMK dan Ourhoud. Pertamina memiliki 65 persen participating interest dan sekaligus bertindak selaku operator di lapangan MLN.

"Selain itu, Pertamina memiliki 16,9 persen participating interest di lapangan EMK serta 3,7 persen di lapangan raksasa Ourhoud,” kata Hanung.

Produksi minyak bagian Pertamina (net to share) pada bulan Oktober 2013 sebanyak 23.300 barel minyak per hari (bph) dan diharapkan akan terus meningkat hingga 32.000 bph pada 2016-2017.

Selain di Aljazair, Pertamina pada 29 November 2013 melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Irak EP telah menyelesaikan proses akuisisi 10 persen PI pada lapangan super raksasa West Qurna Phase-1 (WQ1) di Irak dari Exxon Mobil. Saat ini produksi lapangan WQ1 sekitar 500.000 bph.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
34 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
57 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved