Bepergian antar kota Jawa, sebaiknya naik kereta

Rabu, 08 Januari 2014 - 21:12 WIB
Bepergian antar kota...
Bepergian antar kota Jawa, sebaiknya naik kereta
A A A
Sindonews.com - Pengamat penerbangan Alvin Lie menyarankan, ketimbang menggunakan Bandara Halim Perdanakusuma sebagai bandara komersil untuk mengurangi kepadatan Soekarno Hatta, sebaiknya memaksimalkan transportasi kereta api.

Pertama, mengintensifkan pembangunan jalur kereta double track Jakarta-Surabaya untuk mengurangi penggunaan moda pesawat terbang bagi masyarakat yang ingin bepergian antar kota di puau Jawa.

"Naik pesawat Jakarta-Semarang itu hanya 45 menit, tapi ditambah check ini dan persiapan di bandara dan segala macam bisa mencapai 4 jam. Ini bisa dikurangi kalau mereka dapat menggunakan kereta yang perjalanannya lancar," jelas Alvin ketika dihubungi Sindonews, Rabu (8/1/2014).

Selain itu, dia menyarankan agar dilakukan intensifikasi bandara Soekarno Hatta seperti memperbaiki Air Traffic Controller (ATC) dengan memperbarui peralatan-peralatan penunjangnya. "Karena sudah ketinggalan zaman mayoritas peralatannya," lanjut Alvin.

Dia juga tidak sepakat dengan menambah (membangun) bandara lain di wilayah Jabodetabek. Pasalnya lalu lintas pesawat di langit wilayah ini sudah sangat ramai.

"Saya setuju kalau dibangunnya di Majalengka seperti yang diwacanakan oleh pemerintah kemarin-kemarin," tandas Alvin.

Sebelumnya diberitakan, Alvin Lie menyebut Bandara Halim Perdanakusuma tidak menguntungkan sebagai bandara komersial untuk mengurangi beban Bandara Soekarno-Hatta.

Pasalnya, proses migrasi SDM, teknologi, logistik, serta teknis tidak sebanding dengan jatah (slot) penerbangan yang disediakan di bandara yang terletak di Jakarta Timur tersebut.

"Alokasi yang diberikan untuk penerbangan komersial hanya empat sampai lima penerbangan setiap jamnya. Jelas, ini tidak akan menguntungkan," ujarnya.

Dia juga meminta agar pemerintah dan PT Angkasa Pura II tidak menjadikan Halim sebagai bandara komersial permanen untuk lalu lintas masyarakat yang menggunakan transportasi udara.

"Halim itu untuk komersial sifatnya emergency. Istilahnya genset saja bagi penerbangan komersial di Jakarta," tutur Alvin.

Selain itu, kata dia, trafik penerbangan komersial Bandara Halim akan terganggu karena akan bertabrakan dengan fungsi utama bandara tersebut untuk Angkatan Udara dan VVIP.

"Ini yang ke depannya malah akan mengganggu penerbanagn komersial dari Bandara Halim," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved