MSKY raih kenaikan rating dari Moody's

Jum'at, 10 Januari 2014 - 14:27 WIB
MSKY raih kenaikan rating...
MSKY raih kenaikan rating dari Moody's
A A A
Sindonews.com - PT MNC Sky Vision (MSKY) berhasil menaikkan rating corporate family dari B2 menjadi B1 dari Moody's Investor Services (MIS). Peningkatan rating ini mencerminkan outlook stabil dalam Global Credit Research Note dalam riset Moody's.

Annalisa Di Chiara selaku Moody's Vice President & Senior Analyst dalam keterangan resminya menjelaskan, rating tersebut didasari oleh pembiayaan kembali obligasi MSKY senilai USD165 juta melalui pinjaman sindikasi USD250 juta yang bakal jatuh tempo dalam tiga tahun. Pembiayaan kembali ini membuat perseroan dapat melakukan penghematan signifikan untuk biaya bunga dari 12,75 persen menjadi LIBOR +4,25 persen per tahun.

"Peningkatan ini mencerminkan kinerja operasional MSKY yang kuat dan berkelanjutan. Hal ini juga didukung posisinya sebagai pemimpin pasar TV berbayar dalam negeri dengan pangsa pasar di atas 70 persen," ujar Annalisa dalam siaran persnya, Jumat (10/1/2014).

Dia juga mengatakan, pertumbuhan perseroan masih akan signifikan dalam jangka menengah dan panjang dengan mempertahankan EBITDA di level 40 persen. Pinjaman ini tidak hanya mengurangi beban bunga dan menambah tenor jatuh tempo.

"Pinjaman tersebut juga bisa menambah kas belanja modal dan modal kerja untuk pertumbuhan organik MSKY beberapa tahun ke depan," tambahnya.

Menjelang akhir tahun lalu MSKY telah melunasi utang obligasi yang diterbitkan anak usaha, Aerospace Satelite Corporation Holding B.V. Adapun, total nilai utang yang dilunasi sebesar USD165 juta.

Sumber pendanaan pelunasan itu diambil dari pinjaman sindikasi senilai USD250 juta. Deutsche Bank dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai pemimpin sindikasi pinjaman yang memiliki tingkat bunga LIBOR 4,25 persen ini. - PT MNC Sky Vision (MSKY) berhasil menaikkan rating corporate family dari B2 menjadi B1 dari Moody's Investor Services (MIS). Peningkatan rating ini mencerminkan outlook stabil dalam Global Credit Research Note dalam riset Moody's.

Annalisa Di Chiara selaku Moody's Vice President & Senior Analyst dalam keterangan resminya menjelaskan, rating tersebut didasari oleh pembiayaan kembali obligasi MSKY senilai USD165 juta melalui pinjaman sindikasi USD250 juta yang bakal jatuh tempo dalam tiga tahun. Pembiayaan kembali ini membuat perseroan dapat melakukan penghematan signifikan untuk biaya bunga dari 12,75 persen menjadi LIBOR +4,25 persen per tahun.

"Peningkatan ini mencerminkan kinerja operasional MSKY yang kuat dan berkelanjutan. Hal ini juga didukung posisinya sebagai pemimpin pasar TV berbayar dalam negeri dengan pangsa pasar di atas 70 persen," ujar Annalisa dalam siaran persnya, Jumat (10/1/2014).

Dia juga mengatakan, pertumbuhan perseroan masih akan signifikan dalam jangka menengah dan panjang dengan mempertahankan EBITDA di level 40 persen. Pinjaman ini tidak hanya mengurangi beban bunga dan menambah tenor jatuh tempo.

"Pinjaman tersebut juga bisa menambah kas belanja modal dan modal kerja untuk pertumbuhan organik MSKY beberapa tahun ke depan," tambahnya.

Menjelang akhir tahun lalu MSKY telah melunasi utang obligasi yang diterbitkan anak usaha, Aerospace Satelite Corporation Holding B.V. Adapun, total nilai utang yang dilunasi sebesar USD165 juta.

Sumber pendanaan pelunasan itu diambil dari pinjaman sindikasi senilai USD250 juta. Deutsche Bank dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai pemimpin sindikasi pinjaman yang memiliki tingkat bunga LIBOR 4,25 persen ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
MNC Vision Berikan Bantuan...
MNC Vision Berikan Bantuan Sembako hingga Kebutuhan Medis ke Rumah Singgah Sani Depok
MNC Sky Vision Optimistis...
MNC Sky Vision Optimistis Jumlah Pelanggan Naik Dua Kali Lipat
Ketua Rumah Singgah...
Ketua Rumah Singgah Sani Depok: Donasi MNC Vision Sangat Membantu Anak-anak
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, MNC Sky Vision Bidik Jutaan Pelanggan lewat Jaringan LCO
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Catat Laba Bersih Rp101,3 Miliar
MNC Sky Vision Siap...
MNC Sky Vision Siap Luncurkan Layanan Addressable TV Advertising Tahun Depan
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
18 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved