OJK terus inventarisir LKM

Senin, 13 Januari 2014 - 18:51 WIB
OJK terus inventarisir...
OJK terus inventarisir LKM
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menyiapkan diri untuk mengatur dan mengawasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) pada Januari 2015. OJK sejauh ini baru berhasil menginventarisir jumlah LKM mencapai lebih dari 15 ribu dari perkiraan 600 ribu yang ada.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, OJK Mochamad Ihsanudin mengatakan, tugas terberatnya untuk inventarisasi jumlah LKM yang ada. Dalam naskah UU disebutkan terdapat 637-838 LKM yang tersebar.

Namun tidak ada kecocokan data setelah diklarifikasi ke Kemendagri, Kemenkop-UKM, Pemda, dan lembaga lainnya. Sehingga harus ada pendataan ulang. Pihaknya bekerja sama dengan BRI yang memiliki infrastruktur kuat di Bank Kredit Desa (BKD) di tingkat daerah.

"Kami punya waktu tahun ini. Hasil pendataan saat ini baru tercatat ada 15 ribuan LKM. Fokusnya juga 40 persen wilayah Indonesia, atau baru di wilayah Jawa," ujar Ihsanudin saat ditemui beberapa waktu lalu di Jayapura.

Dia mengatakan, selama ini LKM tidak memiliki regulator sehingga sangat membahayakan para nasabah. Inventarisasi yang dilakukan kepada semua badan yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat. Kendala yang dihadapi pihak BRI dianggap sebagai pesaing ketika menghimpun data, karena bukan pihak regulator.

LKM yang didata merupakan Lembaga Dana Kredit Pedesaan (LDKP), yang terdiri dari Badan Kredit Desa, kredit usaha rakyat kecil (KURK), BUKP atau BKK, Lumbung Pitih Nagari, Badan Kredit Desa, dan badan yang dibentuk sejak sebelum kemerdekaan.

"Semua yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat kita inventarisir. Invetarisasi dibutuhkan karena OJK yang akan disalahkan apabila ada kasus," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
36 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Jika Israel Langgar...
Jika Israel Langgar Gencatan Senjata, Houthi akan Terus Menyerang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved