Wall Street berakhir menguat didukung penjualan ritel
Rabu, 15 Januari 2014 - 08:20 WIB
Wall Street berakhir menguat didukung penjualan ritel
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berakhir menguat dipicu positifnya data penjualan ritel bulan Desember, sehingga meredakan kekhawatiran terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi.
Penjualan ritel Amerika Serikat (AS) meningkat 0,7 persen pada Desember dibanding bulan sebelumnya atau melonjak lebih dari 0,3 persen dari ekspektasi ekonom. Prospek pertumbuhan ekonomi kuartal empat didorong persediaan ritel, termasuk mobil yang meningkat 0,6 persen pada November 2013.
Kendati demikian, data tersebut dibayangi laporan tenaga kerja Desember yang di bawah ekspektasi.
"Angka penjualan ritel untuk bulan Desember menenangkan pelaku pasar. Angka tersebut menunjukkan ekonomi ke depan kemungkinan besar bergerak positif, meski jumlah data tenaga kerja di bawah ekspektasi," kata Kepala Strategi Investasi Windham Financial Services Paul Mendelsohn seperti dilansir Reuters, Rabu (15/1/2014).
Saham Google (GOOG.O) naik 2,4 persen menjadi USD1.149,40 setelah perusahaan mengumumkan rencana mengakuisisi Nest Labs Inc sebesar USD3,2 miliar.
Saham General Motors (GM.N) melonjak 3 persen menjadi USD41,20 setelah perusahaan menyatakan akan membayar dividen kuartalan pertama dalam hampir enam tahun.
Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones naik 115,92 poin atau 0,71 persen ke 16.373,86; indeks S&P 500 menguat 19,68 poin atau 1,08 persen ke 1.838,88 dan Nasdaq bertambah 69,712 poin atau 1,69 persen ke 4.183,02.
Penjualan ritel Amerika Serikat (AS) meningkat 0,7 persen pada Desember dibanding bulan sebelumnya atau melonjak lebih dari 0,3 persen dari ekspektasi ekonom. Prospek pertumbuhan ekonomi kuartal empat didorong persediaan ritel, termasuk mobil yang meningkat 0,6 persen pada November 2013.
Kendati demikian, data tersebut dibayangi laporan tenaga kerja Desember yang di bawah ekspektasi.
"Angka penjualan ritel untuk bulan Desember menenangkan pelaku pasar. Angka tersebut menunjukkan ekonomi ke depan kemungkinan besar bergerak positif, meski jumlah data tenaga kerja di bawah ekspektasi," kata Kepala Strategi Investasi Windham Financial Services Paul Mendelsohn seperti dilansir Reuters, Rabu (15/1/2014).
Saham Google (GOOG.O) naik 2,4 persen menjadi USD1.149,40 setelah perusahaan mengumumkan rencana mengakuisisi Nest Labs Inc sebesar USD3,2 miliar.
Saham General Motors (GM.N) melonjak 3 persen menjadi USD41,20 setelah perusahaan menyatakan akan membayar dividen kuartalan pertama dalam hampir enam tahun.
Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones naik 115,92 poin atau 0,71 persen ke 16.373,86; indeks S&P 500 menguat 19,68 poin atau 1,08 persen ke 1.838,88 dan Nasdaq bertambah 69,712 poin atau 1,69 persen ke 4.183,02.
(rna)
Lihat Juga :