Sebanyak 161 saham melemah, IHSG merosot ke 4.412
Kamis, 16 Januari 2014 - 16:02 WIB
Sebanyak 161 saham melemah, IHSG merosot ke 4.412
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir balik arah negatif. IHSG ditutup merosot 29,11 poin atau 0,66 persen ke level 4.412,49.
IHSG pagi tadi dibuka kembali menguat 14,97 poin atau 0,34 persen ke level 4.456,56 didukung reli positif Wall Street pada perdagangan semalam. Namun, IHSG pada akhir sesi I tergelincir 3,75 poin atau 0,08 persen ke level 4.437,84 karena sejumlah saham unggulan mengalami aksi jual.
IHSG pada perdagangan kemarin melonjak 50,82 poin atau 1,16 persen ke level 4.441,59 didukung transaksi beli asing sebesar Rp1,1 triliun. Penguatan IHSG kemarin seiring menguatnya mayoritas bursa kawasan Asia. Sore ini, bursa kawasan Asia ditutup variatif.
Indeks Hang Seng naik 84,41 poin atau 0,37 persen ke 22.986,41, Shanghai menguat 0,35 poin atau 0,02 persen ke 2.023,70; Straits Times melemah 5,45 poin atau 0,17 persen ke 3.137,80 dan Nikkei turun 61,53 atau 0,39 persen ke 15.747,20.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,14 triliun dengan 5,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp266,37 miliar. Tercatat sebanyak 131 saham naik, 161 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas berbalik melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah industri dasar yang minus 0,99 persen, sedangkan yang menguat sektor perkebunan dan konsumeryang masing-masing naik 0,71 persen dan 0,01 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Asuransi Mitra Maparya Tbk (ASMI) naik Rp135 ke level Rp405, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp775 ke level Rp44.800 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp50 ke level Rp6.725.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp70 ke level Rp4.305, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp110 ke level Rp4.260 dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun Rp500 ke level Rp7.500.
IHSG pagi tadi dibuka kembali menguat 14,97 poin atau 0,34 persen ke level 4.456,56 didukung reli positif Wall Street pada perdagangan semalam. Namun, IHSG pada akhir sesi I tergelincir 3,75 poin atau 0,08 persen ke level 4.437,84 karena sejumlah saham unggulan mengalami aksi jual.
IHSG pada perdagangan kemarin melonjak 50,82 poin atau 1,16 persen ke level 4.441,59 didukung transaksi beli asing sebesar Rp1,1 triliun. Penguatan IHSG kemarin seiring menguatnya mayoritas bursa kawasan Asia. Sore ini, bursa kawasan Asia ditutup variatif.
Indeks Hang Seng naik 84,41 poin atau 0,37 persen ke 22.986,41, Shanghai menguat 0,35 poin atau 0,02 persen ke 2.023,70; Straits Times melemah 5,45 poin atau 0,17 persen ke 3.137,80 dan Nikkei turun 61,53 atau 0,39 persen ke 15.747,20.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,14 triliun dengan 5,71 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp266,37 miliar. Tercatat sebanyak 131 saham naik, 161 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas berbalik melemah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah industri dasar yang minus 0,99 persen, sedangkan yang menguat sektor perkebunan dan konsumeryang masing-masing naik 0,71 persen dan 0,01 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Asuransi Mitra Maparya Tbk (ASMI) naik Rp135 ke level Rp405, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp775 ke level Rp44.800 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp50 ke level Rp6.725.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp70 ke level Rp4.305, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp110 ke level Rp4.260 dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) turun Rp500 ke level Rp7.500.
(rna)
Lihat Juga :