Toyota Finance tentukan bunga maksimal obligasi 10,5%
Kamis, 16 Januari 2014 - 18:48 WIB
Toyota Finance tentukan bunga maksimal obligasi 10,5%
A
A
A
Sindonews.com - PT Toyota Astra Financial Services akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan I Tahap I Toyota Astra Financial Services dengan tingkat bunga tetap tahap I tahun 2014 dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp600 miliar.
Perseroan memberikan 2 seri obligasi yaitu Seri A dengan jangka waktu 370 hari kalender dengan tingkat bunga 8,6-9,6 persen per tahun. Untuk Seri B dengan tenor 3 tahun memiliki tingkat bunga 9,5-10,5 persen.
Presiden Direktur Toyota Astra Finance Buntoro Muljono mengatakan, bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi.
"Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah obligasi," kata dia dalam Due Diligence Meeting and Public Expose, di Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Buntoro menjelaskan, dana hasil obligasi akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor dalam rangka pengembangan usaha.
"Kami akan gunakan untuk modal kerja dan penerbitan dalam mata uang rupiah ini merupakan implementasi untuk diversifikasi sumber pendanaan dengan tingkat bunga yang menarik. Penggunaan dana akan dipakai untuk membiayai unit baru dan refinancing," ujar dia.
Dia mengatakan, untuk ekspansi perseroan tahun ini, perseroan menargetkan pendanaan perbankan mencapai 76 persen. Sedangkan obligasi hanya 24 persen.
Nilai obligasi saat ini lebih tinggi dari tahun lalu sebesar Rp1,2 triliun. Hal ini disebutnya karena pasar pembiayaan dalam kondisi cukup baik dan juga kebutuhan pasar mobil yang sedang tinggi.
Hal ini juga didukung tren mobil murah (LCGC) yang rencananya akan marak di tahun ini. Tahun lalu disebutnya target pembiayaan melampaui target walaupun tidak mencapai 10 persen.
Sementara obligasi di tahun lalu mencapai oversubscribed dua kali lipat. "Tahun ini ditargetkan juga oversubscribed. Karena investor asing juga sangat berminat dengan obligasi kami. Tapi soal penjualan kami serahkan pada pasar saja," ujarnya.
Perseroan memberikan 2 seri obligasi yaitu Seri A dengan jangka waktu 370 hari kalender dengan tingkat bunga 8,6-9,6 persen per tahun. Untuk Seri B dengan tenor 3 tahun memiliki tingkat bunga 9,5-10,5 persen.
Presiden Direktur Toyota Astra Finance Buntoro Muljono mengatakan, bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi.
"Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah obligasi," kata dia dalam Due Diligence Meeting and Public Expose, di Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta, Kamis (16/1/2014).
Buntoro menjelaskan, dana hasil obligasi akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor dalam rangka pengembangan usaha.
"Kami akan gunakan untuk modal kerja dan penerbitan dalam mata uang rupiah ini merupakan implementasi untuk diversifikasi sumber pendanaan dengan tingkat bunga yang menarik. Penggunaan dana akan dipakai untuk membiayai unit baru dan refinancing," ujar dia.
Dia mengatakan, untuk ekspansi perseroan tahun ini, perseroan menargetkan pendanaan perbankan mencapai 76 persen. Sedangkan obligasi hanya 24 persen.
Nilai obligasi saat ini lebih tinggi dari tahun lalu sebesar Rp1,2 triliun. Hal ini disebutnya karena pasar pembiayaan dalam kondisi cukup baik dan juga kebutuhan pasar mobil yang sedang tinggi.
Hal ini juga didukung tren mobil murah (LCGC) yang rencananya akan marak di tahun ini. Tahun lalu disebutnya target pembiayaan melampaui target walaupun tidak mencapai 10 persen.
Sementara obligasi di tahun lalu mencapai oversubscribed dua kali lipat. "Tahun ini ditargetkan juga oversubscribed. Karena investor asing juga sangat berminat dengan obligasi kami. Tapi soal penjualan kami serahkan pada pasar saja," ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :