Pertamina tingkatkan pengawasan elpiji ilegal

Minggu, 19 Januari 2014 - 15:31 WIB
Pertamina tingkatkan...
Pertamina tingkatkan pengawasan elpiji ilegal
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) meningkatkan pengawasan peredaran tabung elpiji ilegal, khususnya kemasan 3 kilogram (kg) yang kualitasnya diragukan. Karena tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada seluruh agen dan stasiun pengisian elpiji menolak tabung elpiji yang mencurigakan dan tidak sesuai standar Pertamina.

"Bagi agen atau stasiun pengisian yang melakukan pengisian elpiji ke tabung ilegal, maka izin usahanya akan dibekukan," katanya, di Jakarta, Minggu (19/1/2014).

Di sisi lain, kata dia, Pertamina berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait seperti Kementerian Perindustrian untuk menangani bersama peredaran tabung elpiji ilegal tersebut.

"Kami tidak bisa sendirian menangani masalah ini, perlu bantuan khususnya kepolisian untuk menangkap tangan pengedarnya dan melacak siapa produsennya," ujarnya.

Menurutnya, Pertamina juga akan melakukan sosialisasi untuk mengenali ciri-ciri tabung elpiji ilegal. Saat ini, disinyalir banyak beredar tabung elpiji khususnya kemasan 3 kg bersubsidi ilegal.

Tabung-tabung tersebut diproduksi ilegal oleh produsen tanpa melalui pesanan Pertamina dan dijual langsung ke konsumen. Peredaran tabung ilegal tersebut bisa membahayakan keselamatan konsumen karena mutunya tidak dijamin dan tidak memenuhi SNI.

Produsen yang memproduksi tabung ilegal juga pastinya tidak membayar pajak. Sebelumnya, retester Pertamina, PT Petrogas Prima Services (PPS) di Jalan Magelang-Yogyakarta KM 12 meraih sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 dari British Standards Institute Grup Indonesia.

Perolehan sertifikat yang diserahkan Hanung Budya di Magelang, Jumat (17/1/2014) merupakan upaya Pertamina meningkatkan kualitas produk. Sehingga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Retester adalah bengkel pemeliharaan tabung elpiji.

PPS merupakan salah satu retester Pertamina yang tersebar di seluruh Indonesia. Kesuksesan PPS meraih ISO tersebut menyusul PT Indogas Cipta Abadi yang merupakan rekanan Pertamina pertama di Indonesia yang meraih sertifikat serupa.

Atas ISO itu, maka retester Pertamina memiliki standar kualitas yang diakui secara global dan selaras dengan tata nilai Pertamina. Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 adalah solusi yang tidak bisa ditawar lagi bagi perusahaan manufaktur.

Dia mengatakan, ISO 14001 terbukti efektif mengendalikan dampak industri pada aspek lingkungan hidup. Dengan meraih sertifikasi ISO, maka retester Pertamina tersebut harus selalu mengevaluasi hasil implementasi ISO 9001 dan 14001 untuk meningkatkan mutu dan lingkungannya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT HTGJ Ogah Dituding...
PT HTGJ Ogah Dituding Distribusikan Elpiji Oplosan, Dukung Investigasi Pertamina
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Prediksi Konsumsi Naik...
Prediksi Konsumsi Naik 5%, Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Saat Lebaran 2020
UMKM Serap 17 Persen...
UMKM Serap 17 Persen Elpiji 3 Kilogram
Pertamina Lakukan Penambahan...
Pertamina Lakukan Penambahan Fakultatif Kebutuhan LPG 3 Kg untuk Wilayah Jabodetabek
Orang Kaya Pakai Gas...
Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
20 menit yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
21 menit yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
40 menit yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
1 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved