Dunia jasa konstruksi diminta tak cemaskan masa depan
Senin, 20 Januari 2014 - 10:45 WIB
Dunia jasa konstruksi diminta tak cemaskan masa depan
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta dunia jasa konstruksi tidak perlu mencemaskan masa depan. Karena selain telah menunjukkan kemampuan dalam berkarya, jasa kontruksi nasional juga memiliki peluang makin berkembang yang seiring dengan baiknya prospek ekonomi Indonesia.
"Kalau dunia usaha makin kompetitif, adanya masyarakat ekonomi ASEAN atau WTO tidak perlu dikhawatirkan," kata SBY saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional ke-13 Gabungan Pelaksana Jasan Kontruksi Indonesia (Gapensi) di Hotel Grand Ina, Sanur, Bali dikutip dari situs Setkab, Senin (20/1/2014).
Presiden yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono pada kesempatan itu menerima penghargaan Abimakai Rakai Paramakasan atas jasa-jasanya memajukan dunia usaha konstruksi nasional.
Namun Presiden SBY mempersembahkan penghargaan itu kepada jasa konstruksi nasional yang selama ini telah berbuat banyak kepada bangsa dan negara.
"Sebenarnya saya bekerja ikhlas untuk negeri ini, banyak yang sudah kita kerjakan, dan ada juga yang belum kita kerjakan. Namun, terima kasih atas penghargaan yang ini saya persembahkan untuk industri jasa konstruksi nasional," kata SBY.
Selain dihadiri oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono, pembukaan Munas Gapensi itu juga dihadiri oleh Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Selain itu hadir pula 1.000 peserta/peninjau Munas ke-13 BPP Gapensi.
"Kalau dunia usaha makin kompetitif, adanya masyarakat ekonomi ASEAN atau WTO tidak perlu dikhawatirkan," kata SBY saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional ke-13 Gabungan Pelaksana Jasan Kontruksi Indonesia (Gapensi) di Hotel Grand Ina, Sanur, Bali dikutip dari situs Setkab, Senin (20/1/2014).
Presiden yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono pada kesempatan itu menerima penghargaan Abimakai Rakai Paramakasan atas jasa-jasanya memajukan dunia usaha konstruksi nasional.
Namun Presiden SBY mempersembahkan penghargaan itu kepada jasa konstruksi nasional yang selama ini telah berbuat banyak kepada bangsa dan negara.
"Sebenarnya saya bekerja ikhlas untuk negeri ini, banyak yang sudah kita kerjakan, dan ada juga yang belum kita kerjakan. Namun, terima kasih atas penghargaan yang ini saya persembahkan untuk industri jasa konstruksi nasional," kata SBY.
Selain dihadiri oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono, pembukaan Munas Gapensi itu juga dihadiri oleh Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Selain itu hadir pula 1.000 peserta/peninjau Munas ke-13 BPP Gapensi.
(gpr)
Lihat Juga :