Wamenkeu: Banjir akan naikkan inflasi
Senin, 20 Januari 2014 - 11:42 WIB
Wamenkeu: Banjir akan naikkan inflasi
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Indonesia akan menyebabkan kenaikan harga barang yang memicu inflasi.
"Karena biasanya banjir pasti akan menyebabkan inflasi sedikit lebih tinggi," ujar Bambang di Gedung Bank Niaga, Jakarta, Senin (20/1/2014).
Namun, dia berharap inflasi akibat banjir tersebut tidak separah bencana banjir tahun lalu, dimana harga pangan masih mendominasi penyebab inflasi. "Kita perkirakan inflasinya tidak sampai satu persen lah," lanjut Bambang.
Hal penting yang wajib dijaga, lanjut Bambang, adalah pasokan pangan di wilayah-wilayah banjir walaupun daerah tersebut terendam banjir. "Yang paling penting pasokan pangan di daerah banjir tetap ada," pungkas Bambang.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta semua pihak mewaspadai inflasi tinggi yang diakibatkan banyak hal di awal 2014 ini.
Dia mengingatkan pemerintah mewaspadai hujan lebat yang mengakibatkan banjir serta tanah longsor akan membuat pasokan bahan pangan akan berkurang dan akan menimbulkan lonjakan harga bahan pangan.
"Hal lainnya adalah inflasi karena kenaikan harga elpiji sempat naik, dan juga akibat nilai tukar dolar ke rupiah," terang Agus dbeberapa waktu lalu.
"Harga volatile food (komoditas harga bergejolak) akan memberikan tekanan apabila tidak diwaspadai kita semua," lanjut Agus.
"Karena biasanya banjir pasti akan menyebabkan inflasi sedikit lebih tinggi," ujar Bambang di Gedung Bank Niaga, Jakarta, Senin (20/1/2014).
Namun, dia berharap inflasi akibat banjir tersebut tidak separah bencana banjir tahun lalu, dimana harga pangan masih mendominasi penyebab inflasi. "Kita perkirakan inflasinya tidak sampai satu persen lah," lanjut Bambang.
Hal penting yang wajib dijaga, lanjut Bambang, adalah pasokan pangan di wilayah-wilayah banjir walaupun daerah tersebut terendam banjir. "Yang paling penting pasokan pangan di daerah banjir tetap ada," pungkas Bambang.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta semua pihak mewaspadai inflasi tinggi yang diakibatkan banyak hal di awal 2014 ini.
Dia mengingatkan pemerintah mewaspadai hujan lebat yang mengakibatkan banjir serta tanah longsor akan membuat pasokan bahan pangan akan berkurang dan akan menimbulkan lonjakan harga bahan pangan.
"Hal lainnya adalah inflasi karena kenaikan harga elpiji sempat naik, dan juga akibat nilai tukar dolar ke rupiah," terang Agus dbeberapa waktu lalu.
"Harga volatile food (komoditas harga bergejolak) akan memberikan tekanan apabila tidak diwaspadai kita semua," lanjut Agus.
(gpr)
Lihat Juga :