SBY ajak pengusaha melihat masa depan ekonomi RI

Senin, 20 Januari 2014 - 11:53 WIB
SBY ajak pengusaha melihat...
SBY ajak pengusaha melihat masa depan ekonomi RI
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memotivasi para pelaku ekonomi bidang industri dan jasa konstruksi dengan mengajak untuk melihat masa depan Indonesia 15 tahun ke depan.

Saat membuka Munas Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) ke-13 di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Bali, SBY berterima kasih atas jasa dan peran para pelaku dunia usaha dalam memajukan bangsa.

"Saya menaruh harapan dan ajakan kepada saudara semua para pelaku industri dan jasa konstruksi yang berperan dan berjuang berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi," ujar SBY di Bali, Senin (20/1/2014).

Kontribusi kalangan industri dan jasa konstruksi itu bisa terlihat jelas dari mahakarya hasil yang mereka lakukan. Infrastruktur dan gedung-gedung berskala internasional dan masih banyak karya anak bangsa lainnya.

"Atas nama pribadi, pemerintah dan negara saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh pelaku industri dan jasa konstruksi di Indonesia," imbuhnya.

Secara khusus, SBY menyinggung Gapensi sebagai organisasi pelaku dunia usaha tertua yang kini memasuki 55 tahun untuk tidak hanya melihat ke belakang. Sebaliknya, para pengusaha ini diminta untuk melihat perjalanan dan melihat peluang industri dan jasa konstruksi 55 tahun ke depan.

"Saya ingin melihat, saudara mengintip apa yang terjadi di negeri kita ini 15 tahun mendatang," tutur SBY dalam acara dihadiri beberapa menteri seperti Menteri ESDM Jero Wackik, Menperin MS Hidayat dan Menteri PU Joko Kirmanto.

Karena itu, SBY menaruh harapan besar kepada pelaku ekonomi agar bisa mendapatkan dan menciptakan peluang usaha. Hal itu penting karena Gapensi maupun LPJK, memiliki masa depan makin cerah jika melihat masa depan.

"Jika melihat masa depan itu, saudara akan lebih termotivasi. Sehingga bisa berbuat lebih baik lagi," ujarnya.

Menurut dia, ekonomi Indonesia pada 2030 akan semakin tumbuh dan masuk dalam 15 besar negara dengan ekonomi cukup kuat di dunia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sektor Jasa Konstruksi...
Sektor Jasa Konstruksi Kena Imbas Pelemahan Kurs Rupiah, Ini Tantangannya
Menjaga Tren Positif...
Menjaga Tren Positif Kinerja Sektor Konstruksi di Tengah Tahun Politik
Menilik Efisiensi Anggaran...
Menilik Efisiensi Anggaran dari Sudut Pandang Pelaku Jasa Konstruksi
Ekonomi Indonesia Triwulan...
Ekonomi Indonesia Triwulan IV 2024 Tumbuh 5,02%, Sektor Konstruksi dan Industri Dominan
Ishh..! Ternyata Banyak...
Ishh..! Ternyata Banyak Buruh Konstruksi di RI Tidak Terlatih
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
32 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
1 jam yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
2 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved