Harga minyak di Asia bervariasi

Selasa, 21 Januari 2014 - 14:17 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah di perdagangan Asia hari ini bervariasi, karena berkurangnya kekhawatiran pasokan setelah kesepakatan bersejarah mengekang program nuklir Iran.

Acuan kontrak AS, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, turun 32 sen menjadi USD94,05 per barel. Sementara minyak mentah Brent untuk Maret, membalikkan kerugian awal mendaki 19 sen menjadi USD106,54 per barel.

Iran menghentikan produksi uranium 20 persen sebagai kesepakatan interim pertama antara Teheran dan kekuatan dunia yang dicapai November lalu. Berdasarkan perjanjian tersebut, Iran setuju mengekang bagian dari program nuklirnya selama 6 bulan dalam pertukaran untuk menerima bantuan sederhana dari sanksi internasional dan janji negara P5+1 (Inggris, China, Perancis, Rusia, Amerika Serikat plus Jerman), untuk tidak menjatuhkan sanksi baru terhadap ekonomi mereka.

Kesepakatan itu membantu mengurangi risiko geopolitik di kawasan penghasil minyak Timur Tengah, mengurangi ancaman gangguan pasokan dan menempatkan tekanan pada harga.

Pertumbuhan ekonomi China yang mendatar juga membebani pasar karena berdampak terhadap permintaan minyak. PDB China tumbuh di laju 7,7 persen seperti tahun lalu, mempertahankan ekspansi paling lambat dalam lebih dari satu dekade.

Kelly Teoh, strategi pasar IG Markets, Singapura mengatakan, investor mengamati dengan seksama pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut. "Setiap orang berusaha untuk mendapatkan ukuran tentang apa yang akan terjadi," kata Teoh, seperti dilansir dari AFP, Selasa (21/1/2014).

"Harga minyak mentah mengalami beberapa headwinds dari rilis ekonomi China, menyoroti risiko yang mendasari potensi di ekonomi terbesar kedua dunia itu," timpal Phillip Futures, dalam sebuah komentar pasar .

"Sentimen negatif pasar China dapat meredam permintaan minyak mentah, mengingat bahwa China adalah konsumen terbesar kedua di dunia untuk minyak mentah setelah AS," tegasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
43 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved