Kemenpera resmikan tiga program di Jatim

Selasa, 21 Januari 2014 - 16:56 WIB
Kemenpera resmikan tiga...
Kemenpera resmikan tiga program di Jatim
A A A
Sindonews.com - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz meresmikan beberapa hasil pembangunan bedah rumah, sarana MCK Komunal serta rumah susun sewa (rusunawa) yang dibangun Kemenpera di sejumlah daerah tapal kuda di wilayah Jawa Timur.

"Kemenpera akan terus fokus membantu masyarakat untuk membangun serta memiliki rumah yang layak huni. Saya harap program ini bisa membantu masyarakat serta Pemda setempat untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal agar lebih layak huni," Djan dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (21/1/2014).

Pada kegiatan tersebut, Menpera memberikan bantuan 99 MCK Komunal dan 17 Rusunawa di Pondok Pesantern se-Tapal kuda di Jawa Timur. Kemenpera juga memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 700 unit rumah kepada warga Jember di tahun 2013.

Mereka yang mendapatkannya merupakan warga yang berpenghasilan kurang dari nilai upah minimum kabupaten (UMK) setempat yang tersebar di 15 desa di delapan kecamatan yakni Kecamatan Tempurejo, Ajung, Sukowono, Sumberjambe, Gumukmas, Puger, Sumberbaru dan Sukorambi di Jember.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pemerintah pusat melalui Kemenpera sangat memperhatikan warga miskin di bidang perumahan. Pada saat awal dirinya menjabat sebagai Menpera, pemerintah hanya membantu sekitar 25 ribu rumah warga miskin untuk dibedah.

Namun saat ini jumlahnya ditingkatkan menjadi 250.000 unit rumah per tahun sehingga lebih banyak masyarakat yang menerima bantuan tersebut.

"Kemenpera juga sudah menyelesaikan 490 asrama pondok pesantren di seluruh Indonesia pada tahun 2013. Namun, dari sekitar 27 ribu Ponpes yang ada belum semuanya tersentuh program pemerintah dari Kemenpera. Saya harap tahun ini jumlah bantuannya bisa lebih ditingkatkan sehingga bantuan dari Kemenpera bisa dirasakan oleh masyarakat luas," terangnya.

Terkait dengan bantuan BSPS, Menpera menerangkan besarnya bantuannya berupa uang yang disalurkan ke rekening penerima bantuan berkisar Rp7,5 juta hingga Rp15 juta per rumah, tergantung kondisi ketidaklayakan rumah yang akan dibedah. Sedangkan masyarakat yang memperoleh bantuan tersebut, berdasarkan hasil survei.

Mereka merupakan masyarakat berpenghasilan dibawah UMK, memiliki tanah sendiri, harus sudah berkeluarga, dan sanggup membangun sendiri rumahnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Basuki Minta...
Menteri Basuki Minta Jangan Tutupi Hak Konsumen Saat Beli Rumah
PNS Pensiun dan Ahli...
PNS Pensiun dan Ahli Waris Siap-siap! BP Tapera Akan Kembalikan Dana Taperum
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Bantuan Subsidi Perumahan 380.376 Unit di 2021
Percepat Pembangunan...
Percepat Pembangunan SPAM Djuanda, Kementerian PUPR Beri Waktu 2 Minggu Prakualifikasi Lelang
PUPR Bangun Fasilitas...
PUPR Bangun Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Pasca Bencana Gempa Sulteng
Ini Perkembangan Tol...
Ini Perkembangan Tol Semarang-Demak untuk Dukung Kawasan Industri dan Wisata Religi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
55 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved